Selain itu, investasi di sektor energi terbarukan punya efek berantai yang positif. Bisa menciptakan lapangan kerja hijau atau green jobs, mendongkrak PDB, dan melahirkan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis rendah karbon. Karena itulah, sosialisasi tentang krisis lingkungan dan urgensi transisi energi harus terus digaungkan.
"Transisi energi ini bukan cuma persoalan teknis energi semata. Ini tentang masa depan ekonomi kita, kelestarian lingkungan, dan tentu saja keberlanjutan pembangunan nasional ke depan," tegas Eddy.
Namun, ada satu hambatan besar yang ia soroti: birokrasi. Rantai prosedur yang berbelit-belit dinilainya sering menghambat masuknya investasi. Padahal, minat investor global untuk menanamkan modal di energi terbarukan sangat besar, terutama karena pertimbangan keberlanjutan.
"Saya yakin mereka akan masuk dan memilih Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi terbaik," tutupnya dengan optimis.
Artikel Terkait
Granat Aktif Ditemukan di Tong Sampah Belakang Masjid Makassar, Berhasil Dimusnahkan
Kebakaran di Wamena Tewaskan 11 Orang, Termasuk Balita
Trump Pertimbangkan AS Keluar dari NATO, Sebut Aliansi Macan di Atas Kertas
KI DKI Tegaskan Zona Informatif adalah Kewajiban, Bukan Beban Administratif