Data Kemenhub Bantah Isu Bali Sepi Saat Nataru

- Senin, 29 Desember 2025 | 17:55 WIB
Data Kemenhub Bantah Isu Bali Sepi Saat Nataru
Bali Ramai atau Sepi? Data Terbaru dari Kemenhub

Isu tentang Bali yang sepi selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 ramai diperbincangkan. Tapi, data resmi dari Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub justru menunjukkan gambaran yang berbeda. Menurut mereka, jumlah penumpang justru meningkat.

Lukman F Laisa, Dirjen Perhubungan Udara, membenarkan hal ini dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (29/12/2025).

"Kami pastikan layanan udara selama Nataru, termasuk dari dan ke Bandara Ngurah Rai, berjalan baik, aman, dan lancar," ujarnya.

Ia menambahkan, "Load factor-nya tinggi. Bahkan maskapai sampai buat penerbangan tambahan untuk penuhi kebutuhan masyarakat."

Angkanya cukup berbicara. Hingga saat pernyataan itu dikeluarkan, tercatat 82.445 penumpang. Jumlah ini melampaui periode Nataru tahun sebelumnya yang 'hanya' 81.500 penumpang. Artinya, ada kenaikan yang cukup signifikan.

Nah, untuk mengakomodasi lonjakan ini, izin terbang tambahan yang diterbitkan pada 18-29 Desember 2025 mencapai 285. Dari angka itu, 267 penerbangan sudah terealisasi. Realisasi yang tinggi ini menunjukkan kesiapan operasional yang cukup solid.

Kalau lihat rute utama, kondisinya sangat padat. Ambil contoh rute Jakarta-Denpasar. Rata-rata load factor-nya mencapai 94 persen! Untuk kelas ekonomi angkanya sama, 94%, sementara kelas bisnis menyentuh 83%. Tidak heran, pada rute ini saja maskapai menambah 71 penerbangan ekstra.

Secara harian, pergerakan pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai mencapai 467 penerbangan. Itu tumbuh lebih dari 10% dibanding tahun lalu. Kumulatif dari 18-28 Desember, totalnya 4.787 penerbangan dengan pertumbuhan hampir 3%.

Di sisi lain, Lukman juga mengakui ada faktor lain yang memengaruhi dinamika pariwisata Bali saat ini. Cuaca buruk, genangan air akibat hujan deras, plus isu penanganan sampah di beberapa titik. Namun begitu, ia menegaskan bahwa hal-hal tersebut tidak mengganggu aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Yang utama bagi kami tetap tiga hal: keselamatan, keamanan, dan pelayanan. Pengawasan operasional, termasuk ramp check dan pemantauan tarif, terus kami jalankan. Tujuannya satu, agar layanan Nataru ini aman dan lancar," tegas Lukman.

Jadi, meski ada gosip tentang Bali yang sepi, data di lapangan setidaknya dari sisi transportasi udara justru menunjukkan aktivitas yang cukup sibuk. Tampaknya, minat masyarakat untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Pulau Dewata belum juga padam.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar