Trotoar di depan SMAN 2 Tangerang Selatan sempat ramai diperbincangkan. Pasalnya, bagian permukaannya dicat kuning mencolok, mirip sekali dengan guiding block untuk tunanetra. Tapi, ternyata itu bukan blok petunjuk sungguhan. Pemerintah Provinsi Banten akhirnya angkat bicara soal ini.
Menurut mereka, pengecatan itu cuma upaya mempercantik tampilan. Trotoar sepanjang 190 meter di Jalan Puspiptek-Serpong itu dibangun sepuluh tahun lalu, tepatnya 2014. Sekarang kondisinya sudah kusam dan terlihat kumuh.
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menjelaskan lebih detail.
"Dari awal memang tidak ada guiding block-nya. Karena kondisinya rusak, ya diperbaiki. Dicat biar cantik, biar estetik," ujarnya, Senin (29/12/2025).
Soal pemasangan guiding block yang sebenarnya? Arlan mengaku tahun ini belum ada programnya. Namun begitu, anggaran sudah disiapkan untuk pengerjaan di tahun depan. "Program pemasangannya sudah disiapkan untuk tahun depan," katanya.
Artikel Terkait
Hexindo Gelar RUPSLB Usai Mundurnya Dua Direktur Asal Jepang
Ahli Ingatkan Pentingnya Konsistensi Orang Tua Atasi Kecanduan Gadget pada Anak
PLN Pastikan Tarif Listrik Tak Naik pada Triwulan II 2026
Inter Milan Tumbangkan Como 4-3 dalam Laga Dramatis, Puncak Klasemen Makin Kokoh