Sepasang sapi ikonik asal Afrika itu sudah punya nama. Yang betina, usia 5 tahun, diberi nama Jihan. Sementara sang jantan, berusia 6 tahun, dipanggil Yogi. Tanduk besar mereka bukan cuma jadi ciri khas, lho. Di habitat aslinya di Afrika Timur, struktur itu membantu mereka mengatur suhu tubuh.
Wahyudi berharap keduanya bisa menjadi semacam 'kado Tahun Baru' untuk masyarakat. "Khususnya di masa libur Natal dan Tahun Baru ini," katanya.
Dia ingin pengunjung dapat pengalaman berwisata yang berbeda. Yang tak cuma rekreatif, tapi juga memberi pelajaran.
Di sisi lain, pihak taman terus berkomitmen menghadirkan koleksi yang unik. Prinsipnya selalu sama: kesejahteraan satwa jadi prioritas, sambil terus menyampaikan pesan edukasi dan konservasi kepada siapa pun yang datang.
Artikel Terkait
Trump Ungkap AS Buka Pembicaraan dengan Pimpinan Parlemen Iran
Bagian Tubuh Korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Bogor
Pelatih Bulgaria Apresiasi Perkembangan Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis di Final FIFA Series
Bocah 9 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Halaman Rumah, Sopir Diduga Mengantuk