Santunan Rp 8,2 Miliar untuk Korban Nataru, Angka Fatalitas Justru Turun 23%

- Sabtu, 27 Desember 2025 | 00:50 WIB
Santunan Rp 8,2 Miliar untuk Korban Nataru, Angka Fatalitas Justru Turun 23%

Angka itu cukup mencengangkan: Rp 8,2 miliar. Sebesar itulah santunan yang telah dicairkan Jasa Raharja untuk korban kecelakaan di jalan sepanjang momen libur Natal dan Tahun Baru. Faktanya, sebagian besar dana itu dialirkan untuk membantu keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam musibah lalu lintas.

Penjelasan itu disampaikan langsung oleh Plt. Dirut Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana. Ia berbicara usai melakukan evaluasi bersama sejumlah pihak di Bekasi, Jumat pekan lalu.

"Sampai hari ini, untuk santunan korban meninggal dunia terutama, kami sudah bayarkan Rp 8,2 miliar," ujar Dewi.

Namun begitu, ada secercah kabar baik di balik angka miliaran rupiah itu. Ternyata, nilai santunan yang dikeluarkan tahun ini turun cukup signifikan, tepatnya 23 persen dibanding periode liburan tahun sebelumnya. Penurunan ini bukan tanpa alasan.

"Turun 23% dibanding tahun lalu," jelas Dewi singkat. Rupanya, penurunan anggaran santunan berjalan beriringan dengan membaiknya situasi di jalan raya. Jumlah kecelakaan selama arus mudik Nataru tercatat berkurang.

Di sisi lain, data dari Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengonfirmasi tren positif ini. Menurutnya, penurunan angka fatalitas atau korban meninggal dunia bahkan mencapai 23,23 persen. Sebuah kemajuan yang patut disyukur, meski tentu saja masih jadi pekerjaan rumah bersama.

"Korban meninggal dunia turun 23,23%," kata Irjen Agus, menegaskan hasil evaluasi tersebut. Ia menambahkan bahwa upaya untuk terus menekan angka kecelakaan akan tetap menjadi prioritas.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut menyampaikan harapannya. Ia berharap gelaran mudik kali ini bisa benar-benar berakhir dengan selamat dan lancar.

Dudy juga tak lupa mengingatkan. Kunci utama dari semua itu adalah kedisiplinan dan kewaspadaan setiap pengendara di jalan.

"Kami imbau masyarakat terus berhati-hati. Patuhi arahan petugas di lapangan," pesannya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar