Angka itu cukup mencengangkan: Rp 8,2 miliar. Sebesar itulah santunan yang telah dicairkan Jasa Raharja untuk korban kecelakaan di jalan sepanjang momen libur Natal dan Tahun Baru. Faktanya, sebagian besar dana itu dialirkan untuk membantu keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam musibah lalu lintas.
Penjelasan itu disampaikan langsung oleh Plt. Dirut Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana. Ia berbicara usai melakukan evaluasi bersama sejumlah pihak di Bekasi, Jumat pekan lalu.
"Sampai hari ini, untuk santunan korban meninggal dunia terutama, kami sudah bayarkan Rp 8,2 miliar," ujar Dewi.
Namun begitu, ada secercah kabar baik di balik angka miliaran rupiah itu. Ternyata, nilai santunan yang dikeluarkan tahun ini turun cukup signifikan, tepatnya 23 persen dibanding periode liburan tahun sebelumnya. Penurunan ini bukan tanpa alasan.
"Turun 23% dibanding tahun lalu," jelas Dewi singkat. Rupanya, penurunan anggaran santunan berjalan beriringan dengan membaiknya situasi di jalan raya. Jumlah kecelakaan selama arus mudik Nataru tercatat berkurang.
Artikel Terkait
KPK Tegaskan Perubahan Status Tahanan Gus Yaqut Sesuai Prosedur dan Sampaikan Maaf
Legislator Gerindra Kunjungi Koperasi Prioritas Prabowo di Sidoarjo, Dorong Optimalisasi
Anggota DPR Tinjau Koperasi Program Prioritas Prabowo di Sidoarjo
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Bantah Unsur Pidana dalam Kasus Plaza Klaten