Gibran Blak-blakan di UKSW: Jangan Ada Lagi Sekolah Berlantaikan Tanah di Papua

- Senin, 26 Januari 2026 | 20:00 WIB
Gibran Blak-blakan di UKSW: Jangan Ada Lagi Sekolah Berlantaikan Tanah di Papua

Di Auditorium Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Senin lalu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berbicara blak-blakan soal komitmen pemerintah di Papua. Komitmen itu, tegasnya, bukan sekadar wacana. Ada tekad kuat untuk mempercepat pembangunan di bumi Cendrawasih, dengan fokus yang jelas: layanan kesehatan dan pendidikan.

“Rumah sakit sudah modern dengan alat-alat terbaru seperti CT Scan dan MRI, dokter juga sudah kami datangkan,” ujar Gibran.

Lalu, dengan nada tegas, dia menambahkan perintahnya. “Jangan sampai lagi ada sekolah rusak atau berlantaikan tanah.”

Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi pekerjaan rumah yang serius. Di sisi lain, Gibran juga menyoroti program strategis lainnya. Dia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan percepatan penyelesaian jalan Trans Papua. Tak hanya itu, optimalisasi dana otonomi khusus juga digenjot agar hasil pembangunan benar-benar merata dan bisa dirasakan oleh semua.

Acara talkshow itu sendiri ternyata cukup interaktif. Gibran mendapat masukan langsung dari seorang mahasiswa Fakultas Hukum UKSW asal Wamena, Darto Melius Sergio Daby. Intinya, Darto menekankan pentingnya melibatkan sumber daya manusia lokal dalam setiap proyek pembangunan. Aspirasi itu ditanggapi positif oleh mantan Wali Kota Solo tersebut.

Gibran bahkan punya harapan khusus untuk para mahasiswa asal Papua yang sedang menuntut ilmu di Jawa. “Saya minta teman-teman di sini ya, lulus dari UKSW, kembali ke Papua,” ajaknya.

“Bisa kita tempatkan di tempat-tempat yang baru kita bangun tadi,” lanjut Gibran, seolah meyakinkan bahwa sudah ada ruang yang menanti untuk diisi oleh putra-putri daerah.

Sebelumnya, untuk memastikan program-program prioritas itu berjalan, Gibran memang baru saja melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Papua. Dari Wamena, Biak, sampai ke Merauke. Kunjungan itu intinya sederhana: memastikan janji bukan sekadar kata-kata, dan manfaatnya benar-benar sampai ke masyarakat.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar