Angka fatalitas korban kecelakaan selama arus mudik Natal dan Tahun Baru menunjukkan tren yang menggembirakan. Dari Command Center di Cikarang, Bekasi, Jumat (26/12/2025) sore, Kabiro Lalu Lintas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengumumkan penurunan yang cukup signifikan.
“Hasil evaluasi sore ini, alhamdulillah, korban meninggal dunia turun 23,3 persen,” ujar Agus kepada para wartawan yang hadir.
Ia mengaku pihaknya telah mengerahkan segala upaya untuk menekan angka kecelakaan itu. Namun begitu, kerja keras belum berhenti. Fokus sekarang adalah mengawasi ketat pergerakan kendaraan berat, terutama truk bersumbu tiga, di sepanjang jalur mudik.
“Akan kami lakukan penegakan. Bisa tilang, teguran, atau bahkan mengeluarkan mereka dari jalan tol,” tegasnya.
Menurut Agus, truk sumbu tiga sebenarnya hanya diizinkan melintas di jalan arteri pada rentang waktu tertentu, yakni dari pukul 17.00 hingga pagi hari. Aturan ini kerap diabaikan, dan itulah yang bakal ditindak tegas.
Ia tak cuma berharap pada penindakan. Imbauan juga disampaikan langsung kepada para pemilik usaha.
“Saya minta kepada pengusaha, demi keselamatan dan kelancaran, agar menginstruksikan truknya tidak melintas di tol. Operasi Natal dan Tahun Baru ini kan pada dasarnya operasi kemanusiaan,” ungkap Agus.
Pesan itu jelas: keselamatan pemudik adalah prioritas utama. Baik yang pulang kampung, berwisata, atau sekadar liburan keluarga, semua berhak merasa aman di jalan.
“Kebijakan bersama dengan Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga ini akan kami kolaborasikan di lapangan. Intinya, kami ingin berikan jaminan keamanan. Siapa yang melanggar, ya, harus siap dengan konsekuensinya,” imbuhnya menutup pernyataan.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembobolan Rumah Penjual Emas Daring di Batu
Pemerintah Tetapkan Libur Panjang Empat Hari untuk Imlek 2026
Polisi Selidiki Pencurian Tas di Hotel Bintang Lima oleh Pria Berpenampilan Rapi
Utusan Khusus Presiden Soroti 76 Saham dengan Valuasi Tidak Masuk Akal di BEI