Video tawuran di Cipinang Jaya, Jatinegara, mendadak ramai diperbincangkan. Aksi saling serang antar kelompok itu beredar luas di media sosial, lengkap dengan narasi yang bikin merinding: ada senjata tajam panjang, bahkan airsoft gun.
Dalam rekaman yang viral itu, suasana benar-benar mencekam. Sekelompok pemuda terlihat saling kejar di jalanan, tangan mereka tak kosong. Beberapa membawa benda tajam berbilah panjang, sementara yang lain membawa gayung berisi cairan mencurigakan diduga air keras. Yang bikin heboh, ada juga yang membawa barang mirip senjata api mainan.
Namun begitu, polisi punya penjelasan lain. Ternyata, kejadian menghebohkan ini bukanlah peristiwa baru.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut sebenarnya terjadi lebih awal, tepatnya pada Minggu, 14 Desember lalu. Baru belakangan ini videonya diunggah dan ramai dibagikan dengan klaim tanggal yang berbeda.
"Itu kejadian lama. Mereka menggunakan sajam ada yang kami terima infonya," jelas Samono saat dikonfirmasi Kamis (25/12).
Menurutnya, para pelaku yang terlibat sudah diamankan dan bahkan telah dipulangkan. Yang menarik, saat pengamanan dilakukan, polisi sama sekali tidak menemukan airsoft gun seperti yang ramai dinarasikan di media sosial.
"Anak-anak yang diamankan juga sudah kami pulangkan. Belum ada info karena yang kami amankan tidak ada soft gun," tegasnya.
Jadi, meski videonya baru viral dan memicu kekhawatiran, kasusnya sendiri sudah ditangani. Gelombang informasi di dunia maya kerap datang terlambat, menciptakan kepanikan yang sebenarnya sudah usai.
Artikel Terkait
Korlantas Siapkan Antisipasi Komprehensif untuk Arus Mudik Idul Fitri 2026
DPD RI Terima Laporan Pelanggaran HAM di Papua Pegunungan dari Amnesty International
Polisi Sydney Bubarkan Aksi Tolak Kunjungan Presiden Israel dengan Gas Air Mata dan Semprotan Merica
Pengacara Bantah Virgoun Suruh Sopir Akses CCTV Rumah Inara Rusli