"Tujuannya sederhana, supaya fasilitas ini bisa dinikmati banyak orang, tidak didominasi beberapa kendaraan saja," jelas Fiki.
Di sisi lain, situasi padat ini sebenarnya sudah terlihat sejak pagi. Volume kendaraan melonjak drastis, jauh di atas ambang normal. Makanya, sejak pukul sembilan pagi, rekayasa lalu lintas contraflow satu lajur sudah diberlakukan. Ruasnya membentang dari KM 47 sampai KM 65.
"Data dari dashboard posko kami menunjukkan volume lalu lintas mencapai 5.900 kendaraan per jam. Padahal, batas normalnya cuma 5.500," papar Fiki. "Karena sudah kelewat, contraflow jadi solusi yang diambil."
Menyikapi libur panjang Natal dan Tahun Baru ini, Polres Karawang jelas tidak main-main. Personel disiagakan di titik-titik krusial.
"Kami tempatkan anak buah di titik awal dan akhir contraflow, di pintu masuk rest area, plus beberapa jalur arteri. Intinya, kami berusaha maksimal agar arus tetap lancar dan aman," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara
Korlantas Siapkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Transjakarta SH2 Catat 19.000 Penumpang Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
John Herdman Awali Era Baru Timnas Indonesia dengan Target Jangka Panjang Piala Dunia 2030