Menurut Fiter, aksi ini bukan sekadar kerja bakti. Ini adalah wujud kesiapsiagaan Polri menghadapi bencana alam. Tugas polisi, katanya, tak cuma menjaga keamanan. Tapi juga turun langsung memberikan bantuan kemanusiaan saat dibutuhkan.
Di sisi lain, antisipasi terus dilakukan. Polres Gayo Lues aktif memantau titik-titik rawan bencana lainnya. Personel juga disiagakan penuh untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan yang bisa datang tiba-tiba.
Sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sendiri terus diperkuat. Tujuannya jelas: penanggulangan bencana yang lebih terpadu ke depannya. "Polri berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat," tambah Fiter. Terutama, dalam situasi darurat dan kemanusiaan seperti ini.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 53 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Jakarta
Polisi Tangkap Pembeli Bayi Hasil Perdagangan Anak di Jeneponto
Sekolah di Sumatra Kembali Normal Pascabanjir Berkat Kolaborasi Pemerintah
BPH Migas: Kapasitas Terminal Bahan Bakar Banjarmasin Akan Ditingkatkan Jadi 64 Ribu Kiloliter