Kapolri Serukan Semangat Natal untuk Pemulihan Bangsa di Tengah Duka

- Rabu, 24 Desember 2025 | 17:30 WIB
Kapolri Serukan Semangat Natal untuk Pemulihan Bangsa di Tengah Duka
Ucapan Kapolri di Momen Natal

Di penghujung tahun 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan harapannya lewat sebuah pesan video. Ia mengucapkan selamat merayakan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026. Harapannya, perayaan ini bisa jadi pembawa pemulihan dan energi baru buat Indonesia.

“Saya Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengucapkan selamat hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ucap Sigit.

Dalam pernyataannya yang diunggah via Instagram pada Rabu (24/12), ia menambahkan, “Semoga kasih Natal membawa pemulihan, kekuatan dan semangat baru bagi perjalanan bangsa kita menuju Indonesia Emas 2025.”

Natal tahun ini, menurut Sigit, punya makna khusus. Momentum ini dianggapnya sebagai pengingat akan kasih Tuhan yang menguatkan, terlebih di saat bangsa sedang berduka akibat bencana di Sumatera. Ia meyakini, perayaan ini mengajak semua orang untuk lebih peduli dan bangkit bersama dalam ikatan persaudaraan.

“Di tengah duka yang melanda, kita melihat bahwa kekuatan sesungguhnya lahir dari hati yang tabah,” katanya.

Kalimatnya berlanjut, penuh dengan gambaran yang cukup menyentuh. “Natal membawa pesan terang yang hadir di tengah gelap, diiringi tumbuhnya harapan. Di balik derasnya hujan, tampak cahaya dari tangan-tangan yang bahu membahu saling menopang.”

Tak lupa, Kapolri mengajak seluruh masyarakat. Ia berharap Natal disambut dengan hati yang lapang, penuh kasih, untuk kemudian melangkah ke tahun baru dengan komitmen persatuan. Tujuannya jelas: Indonesia yang lebih aman dan damai.

“Wujudkan kasih Natal yang nyata,” imbuhnya. “Polri hadir memulihkan jalur kehidupan agar tekad terus bergerak menyusuri langkah ke depan.”

Pesan itu, singkatnya, bukan sekadar ucapan biasa. Ada nuansa harapan dan seruan untuk bersatu di dalamnya, terutama di saat-saat yang tidak mudah.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar