Karena itulah, meski sudah mengerahkan sekitar 270 personelnya sendiri, polisi merasa perlu tambahan tenaga.
"Dengan dukungan Supeltas, dia bisa mem-back up terutama di jalur-jalur dalam dan alternatif sehingga cukup membantu," jelas Wikha.
Supeltas sebutan untuk mereka punya peran ganda. Utamanya, ya mengatur lalu lintas agar tidak macet total. Tapi selain itu, mereka juga jadi mata dan telinga tambahan bagi polisi di lapangan.
"Tugas mereka adalah melakukan pengaturan lalin," imbuhnya.
"Mereka juga menginformasikan kepada personel Polri yang ada di lapangan apabila ada joki-joki liar yang akan beroperasi. Nantinya, yang liar itu akan ditertibkan oleh anggota polisi."
Jadi, begitulah situasinya. Para joki yang biasanya dicurigai, kini punya peran resmi. Tentu semua berharap kerja sama ini bisa meredakan kemacetan sekaligus menertibkan praktik pungutan liar di sepanjang jalur favorit wisatawan itu.
Artikel Terkait
Polandia dan Denmark Lolos ke Final Play-Off Kualifikasi Piala Dunia 2026
BMKG Peringatkan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Spesifikasi vivo X300 Ultra Bocor: Snapdragon 8 Elite dan Kamera Ganda 200MP
Kosovo Tumbangkan Slovakia 4-3 dalam Drama Semifinal Kualifikasi Piala Dunia