Suasana Stasiun Besar Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025) sore itu cukup ramai. Tepat di momen libur Natal dan tahun baru, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba-tiba muncul untuk meninjau langsung kesiapan pengamanan. Tak cuma melihat-lihat, Sigit pun turun langsung berbaur dengan para calon penumpang yang sedang menunggu jadwal keberangkatan.
Dia menyapa, berdialog singkat, dan membagikan bingkisan kepada beberapa warga. Bahkan, Sigit sempat mampir ke area bermain anak-anak untuk memberikan mainan. Interaksi itu berlangsung hangat dan santai, jauh dari kesan kaku.
Menurut pantauan di lokasi, kedatangan Kapolri didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Polri. Di antaranya ada Kabaharkam Komjen Karyoto, Astamaops Komjen Fadil Imran, serta Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. Mereka tampak mengikuti Sigit berkeliling stasiun yang sudah berusia puluhan tahun itu.
Tak sendirian, Sigit juga datang bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Hadir pula Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi dan Dirut KAI Boby Rasyidin. Rombongan ini langsung menuju pos pengamanan Nataru yang disiapkan khusus di stasiun tersebut.
Di sana, Kepala Stasiun Senen, Leno, mendapat kesempatan memberikan penjelasan langsung kepada Kapolri. Intinya soal prediksi lonjakan penumpang kereta api selama periode liburan. Stasiun ini, kata Leno, menyiapkan 39 rangkaian kereta untuk melayani penumpang. Rinciannya, 34 kereta reguler dan 5 kereta tambahan.
Angkanya cukup menarik. Untuk hari itu saja, penumpang yang berangkat tercatat 15.797 orang atau sekitar 66% dari kapasitas. Sementara yang datang ke stasiun ini sekitar 13.761 penumpang, okupasinya 57%.
Kalau dilihat dari data rekapitulasi beberapa hari terakhir, trennya memang naik. Misalnya, pada 18 Desember, penumpang berangkat baru 10.469 orang. Angka itu melonjak jadi 15.067 orang keesokan harinya. Puncaknya di tanggal 22 Desember, persis sehari sebelum peninjauan, dengan 15.797 penumpang.
Pola serupa terlihat untuk data kedatangan. Dari hanya 8.688 penumpang pada 18 Desember, jumlahnya terus merangkak naik hingga mencapai 13.761 penumpang di tanggal 22. Ini jelas menunjukkan gelombang mudik Natal dan tahun baru sudah mulai terasa.
Kunjungan singkat itu, meski hanya berlangsung beberapa jam, memberi kesan upaya aparat untuk hadir di tengah keramaian. Bukan sekadar inspeksi dari balik meja, tapi benar-benar turun melihat kondisi riil di lapangan.
Artikel Terkait
Taksi Listrik Tabrak Separator Busway di Ragunan, Diduga Sopir Mengantuk
Empat Balita Tewas di Jurang, Polisi Sebut Kecelakaan Murni
Harga Emas Antam Naik Rp30.000 per Gram, Buyback Melonjak Lebih Tajam
Video Pungli di Kawasan Kota Tua Viral, Polisi Janji Lakukan Pengecekan dan Pembinaan