“Tapi nanti kita akan keluarkan di Prambanan. Ruas fungsional itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi di lapangan, akan kita pakai untuk keadaan darurat misalnya untuk menampung kendaraan. Nanti setelah kondisi normal, kendaraan akan dikembalikan keluar lewat Prambanan juga.”
Tak cuma di Jawa Tengah, persiapan serupa berlaku di ujung timur Pulau Jawa. Irjen Agus menyebut ruas tol Probolinggo, Jawa Timur, yang bersambung hingga Banyuwangi, juga akan disiagakan.
“Probolinggo menuju Paiton itu belum jadi sepenuhnya. Jembatannya masih putus,” jelasnya.
“Tapi setelah dari Bojonegoro kita sampai ke Paiton dan keluar, perjalanan ke Ketapang Banyuwangi akan menggunakan jalur arteri yang ada.”
Secara keseluruhan, Agus menilai kesiapan tol fungsional untuk Operasi Lilin 2025 ini cukup baik.
“Jadi yang fungsional, kelihatannya untuk Nataru ini, tol yang ada masih bisa beroperasi dengan baik,” tandasnya.
Artikel Terkait
YeePay Luncurkan Solusi Pembayaran Global untuk Jawab Geliat Pariwisata Tiongkok di ITB Berlin
Pelatih PSBS Biak Buka Suara Soal Tunggakan Gaji Pemain yang Telah Dua Bulan
Iran Serang Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara AS Terluka
Arus Balik Lebaran 2026 Masih Dominan di Terminal Guntur Garut