Jadi, meski ruang kelas sepi, upaya perbaikan gizi anak-anak Indonesia tidak ikut libur. BGN sendiri mengaku sudah menyiapkan sejumlah skenario. Tujuannya jelas: memastikan manfaat program ini tetap sampai ke penerima, bahkan saat masa liburan yang berlanjut hingga awal Januari 2026 nanti.
Lalu, bagaimana mekanismenya? Nah, di sinilah poin-poin pentingnya. BGN memastikan distribusi MBG bagi ibu hamil, menyusui, dan balita berjalan normal. Jadi, kelompok ini tidak akan terdampak oleh jadwal libur sekolah.
Intinya, program ini diupayakan tetap hidup. Libur sekolah bukan berarti nutrisi anak-anak terabaikan. Ada beberapa alternatif yang disiapkan, meski rinciannya masih perlu dipantau pelaksanaannya di lapangan.
Artikel Terkait
Sirkulasi Uang Tunai Tembus Rp1.370 Triliun Saat Mudik Lebaran 2026
PBB Usulkan Rencana Rp1,5 Triliun untuk Atasi Krisis Bahan Bakar di Kuba
Korlantas Gelar Rapat Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua
Komnas HAM Ungkap Kondisi Medis Serius Andrie Yunus Pascaserangan Air Keras