Ingat bahwa pintu rumah E biasanya tidak dikunci, T pun mencoba masuk. Tujuannya sederhana: mengembalikan handphone milik E yang masih dipegangnya.
Begitu masuk, ia melihat ponsel E sedang dicas. Diambilnya, lalu ditaruhnya di ruang tengah. Perhatiannya beralih. Ia lalu mengecek kamar tidur, mencari sang pemilik rumah. Kosong.
Hening yang aneh mulai terasa. T akhirnya membuka pintu kamar mandi.
Dan di sanalah ia menemukan hal yang paling tidak ingin dilihatnya. E tergantung lemas, sudah tak sadarkan diri. Tepat di depan kamar mandi.
Panik, T berlari keluar rumah memanggil tetangga. Laporan pun segera disampaikan ke polisi. Petugas segera bergerak ke lokasi untuk memproses TKP.
Setelah pemeriksaan mendalam, tidak ada bekas kekerasan pada jasad E. Polisi juga menyelidiki percakapan digital antara korban dan saksi.
"Setelah membaca isi chat antara saksi dan korban diduga korban tidak terima untuk diputuskan oleh saksi," pungkas AKP Jony Handoko menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka