Menurut pantauan di lokasi, Bonnie tiba sekitar pukul sebelas pagi. Penampilannya mencolok: atasan ketat berwarna oranye dipadankan dengan celana pendek senada. Dia tak sendirian; tiga pria asal Inggris yang diduga terlibat dalam pembuatan film, plus pengacaranya, Edward Pangkahila, menemani.
Sepanjang perjalanan menuju ruang pemeriksaan, ekspresinya jauh dari kesan murung atau khawatir. Sesekali, senyumnya mengembang, ditujukan kepada siapa saja yang melintas di sekitarnya. Bahkan, suasana kantor imigrasi pun sempat dijadikan bahan untuk konten pribadinya.
Dengan ponsel di tangan, dia merekam sekeliling ruang penyidik. Lagi-lagi, dengan senyum santai, dia melanjutkan aktivitas "ngonten"-nya di tengah proses hukum yang serius. Semuanya berjalan begitu cair, seolah tak ada beban yang berarti.
Artikel Terkait
Situasi di Pelabuhan Gilimanuk Kembali Kondusif Usai Kepadatan Arus Mudik
Kecelakaan Maut di Pandeglang, Satu Remaja Tewas dan Dua Luka Berat
Ledakan Tabung Gas di Kapal KM Citra Anugrah Tewaskan Dua ABK di Selayar
Pengadilan Selesaikan Pengukuran Tanah Hotel Sultan, Eksekusi Makin Terbuka