Presiden Prabowo Subianto kembali terbang ke Aceh pagi ini. Ini sudah kunjungan kedua beliau dalam waktu singkat untuk melihat langsung kondisi pasca bencana yang melanda wilayah itu.
Pesawat membawanya lepas landas dari Halim Perdanakusuma sekitar pukul delapan pagi. Tujuannya: Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar. Dari sana, agenda beliau padat. Prabowo rencananya akan meninjau titik-titik kerusakan terparah akibat banjir, mendengarkan laporan lapangan dari para pejabat daerah, dan memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan.
“Kita buktikan rakyat melihat reaksi pemerintah cepat, reaksi pemerintah mengatasi masalah,” ujar Prabowo beberapa waktu lalu.
“Kita sudah buktikan sekarang rakyat melihat ada musibah di bagian dari wilayah tanah air kita. Tapi alat-alat negara segera hadir,” tambahnya.
Pernyataan itu disampaikannya dua hari yang lalu. Intinya, di tengah cobaan, Prabowo meyakini Indonesia punya keteguhan untuk bangkit. Bencana ini, katanya, adalah penderitaan yang dirasakan bersama sebagai satu bangsa.
Nah, terkait kunjungan hari ini, pemerintah memang menempatkan Aceh sebagai prioritas nasional. Semua sumber daya dikerahkan. Fokusnya jelas: percepatan tanggap darurat, evakuasi, distribusi logistik, sampai pembukaan akses jalan yang terputus. Kehadiran Presiden di lapangan diharapkan bisa menguatkan koordinasi, memastikan semua kerja itu efektif dan tidak ada yang terlewat.
Mereka yang turut mendampingi dalam penerbangan pagi tadi antara lain Menkumham Sugiono, Mendagri Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Juga hadir Kepala Bakompeni, Angga Raka Prabowo.
Harapannya sih, dengan tinjauan langsung ini, pemulihan di tanah rencong bisa berjalan lebih cepat. Keselamatan warga dan perbaikan infrastruktur penting jadi hal utama yang terus dikejar.
Artikel Terkait
Serangan Udara Israel Tewaskan Empat Warga Sipil di Gaza, Langgar Gencatan Senjata
Bupati Sidrap Dorong Warga Manfaatkan Ikan Sapu-Sapu sebagai Pakan Ternak dan Konsumsi, Beda Nasib dengan di Jakarta
Polisi Gagalkan Penyelundupan 385 Liter BBM Ilegal di Manggarai Timur
Wakapolri Buka Rakernis Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri, Tekankan Tata Kelola Anggaran Akuntabel