Di Hotel Yasmin, Curug, suasana siang itu terasa berbeda. Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, hadir untuk menyaksikan sebuah penyerahan yang cukup signifikan. Agung Sedayu Group (ASG) kembali menegaskan komitmennya, kali ini dengan menyalurkan dana tahap akhir sebesar Rp 21,4 miliar. Dana itu ditujukan untuk 214 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kalau dihitung totalnya, sudah 274 koperasi yang mendapat bantuan. Sebelumnya, tahap pertama senilai Rp 6 miliar telah diberikan kepada 60 Koperasi Desa. Jadi, tahap akhir ini benar-benar melengkapi program mereka.
Restu Mahesa, Estate Management Director Agung Sedayu Group, hadir dan memberikan penjelasan. Suaranya tegas, menekankan bahwa ini adalah bentuk nyata dukungan perusahaan.
“Penyaluran dana CSR hari ini, 6 Desember 2025, kami berikan untuk Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang. Ini komitmen Agung Sedayu Group untuk membantu ekonomi kerakyatan lewat koperasi. Totalnya 274 koperasi, masing-masing dapat Rp 100 juta. Dana ini akan dipakai untuk kegiatan operasional koperasi,” jelas Restu, Sabtu lalu.
Memang, angka Rp 100 juta per koperasi itu bukan sekadar simbol. Menurut Restu, dana itu diharapkan bisa dimanfaatkan untuk memperluas usaha, memperkuat modal anggota, dan tentu saja meningkatkan kapasitas pengelolaan di tingkat desa. Harapannya jelas: koperasi jadi lebih profesional dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Di sisi lain, program ini bukan jalan sendiri. Ada kolaborasi yang melibatkan beberapa institusi penting.
“Program ini hasil kolaborasi dengan Kejaksaan Agung RI melalui Jamintel, plus Kementerian Koperasi dan tentu Pemkab Tangerang. Kami pastikan program ini dipantau terus, agar hasilnya maksimal untuk masyarakat,” tambah Restu.
Inisiatif ASG ini sejalan dengan arahan dari pusat, agar koperasi desa dan kelurahan bisa lebih aktif menggerakkan perekonomian lokal. Dengan pengelolaan yang transparan, koperasi-koperasi penerima bantuan diharapkan tumbuh jadi lebih tangguh dan punya daya saing. Pada akhirnya, semangat gotong royong dalam pembangunan nasionallah yang ingin diperkuat.
Apresiasi pun datang dari pimpinan daerah. Gubernur Banten, Andra Soni, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pelaku industri yang aktif menjalankan CSR.
Menurutnya, program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan koperasi. Kerja sama semacam ini diharapkan bisa meningkatkan kontribusi sektor industri bagi perekonomian Banten.
Acara itu sendiri dihadiri banyak tokoh kunci. Selain Bupati dan Gubernur, hadir pula Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Banten Agus Mintono. Kehadiran mereka sekaligus menjadi sinyal kuat: dukungan untuk memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan memang datang dari berbagai lini.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup
Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan Hadir sebagai Tamu
Mensos Gus Ipul Dorong Pengawasan Ketat dan Akreditasi Lembaga Sosial Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Presiden Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Termasuk Aktivis Buruh dan Penasihat Khusus di Istana Negara