Polda Jateng Kirim Truk Logistik dan Rp 2,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

- Selasa, 02 Desember 2025 | 21:50 WIB
Polda Jateng Kirim Truk Logistik dan Rp 2,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Di lobi Mapolda Jawa Tengah, Selasa (2/11) pagi, suasana tampak berbeda dari biasanya. Lima truk besar sudah diparkir rapi, siap diberangkatkan. Kapolda Jateng, Irjen Ribut Hari Wibowo, didampingi sejumlah pejabat utama, memimpin langsung pelepasan pengiriman bantuan untuk korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

"Alhamdulillah hari ini kami melepas pengiriman bantuan ke saudara-saudara kita yang terdampak bencana di tiga provinsi," ujar Ribut.

Ia menambahkan, bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit.

Bantuan yang dikirim cukup beragam. Ada 13.500 item logistik yang memenuhi truk-truk itu. Isinya mulai dari kebutuhan dasar seperti kasur, tikar, dan selimut, hingga barang-barang khusus seperti susu bayi, popok untuk anak dan dewasa, serta mi instan. Tak lupa, obat-obatan dan vitamin juga disiapkan untuk menunjang kesehatan.

Namun begitu, yang dikirim bukan cuma barang. Polda Jateng juga mengerahkan 15 personel tenaga medis, termasuk dokter dan tim DVI dari Biddokkes. Kehadiran mereka di lokasi bencana diharapkan bisa memperkuat pelayanan kesehatan dan penanganan korban di lapangan.

Di sisi lain, ada bentuk kepedulian lain yang berhasil dikumpulkan. Dari internal dan keluarga besar Polda Jateng, terkumpul donasi uang tunai yang jumlahnya tak sedikit: Rp 2,2 miliar. Dana segar itu rencananya akan disalurkan langsung kepada warga yang terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Upaya ini jelas sebuah langkah nyata. Dengan mengirimkan logistik, tenaga, dan dana, Polda Jateng berharap bisa sedikit mengurangi kesulitan yang tengah dihadapi masyarakat di tiga provinsi tersebut pasca bencana.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar