Arab Saudi Dukung Penuh Wacana Kompleks Khusus Haji Indonesia di Tanah Suci

- Rabu, 26 November 2025 | 00:05 WIB
Arab Saudi Dukung Penuh Wacana Kompleks Khusus Haji Indonesia di Tanah Suci

Di tengah kunjungan kerjanya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan kabar menggembirakan. Rupanya, rencana pembangunan kompleks permukiman khusus bagi jemaah haji Indonesia mendapat dukungan penuh dari Kerajaan Arab Saudi.

Muzani mengungkapkan hal ini usai bertemu dengan pimpinan Majelis Syura Arab Saudi, Syaikh Abdullah Ibn Muhammad Al Ash-Sheikh. Menurutnya, sang ketua majelis sendiri yang memberi perhatian serius terhadap proyek ini.

"Kerajaan Saudi, dalam hal ini Parlemen atau Majelis Syuro Saudi, akan membantu mewujudkan kompleks permukiman bagi jemaah haji Indonesia," ujar Muzani di Makkah, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan, proyek yang sedang dalam proses tender itu dipandang dengan sangat baik oleh pihak Saudi.

Dukungan ini bukan tanpa alasan. Majelis Syuro Saudi menilai jemaah haji Indonesia punya reputasi istimewa. Mereka dianggap sebagai kontingen terbesar dari seluruh dunia, sekaligus yang paling taat aturan.

"Jemaah haji Indonesia adalah jemaah yang memberikan kontribusi dalam kelancaran proses haji di Saudi Arabia," sambung Muzani.

Kedisiplinan itu rupanya menjadi poin plus yang sangat diperhitungkan.

Di sisi lain, Syaikh Abdullah berjanji akan meneruskan aspirasi ini langsung kepada pihak-pihak berwenang di pemerintah Saudi. Harapannya, keinginan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk memiliki kawasan permukiman sendiri bisa segera direalisasikan.

Muzani pun tak mau lengah.

"Kami akan sampaikan ini kepada Presiden Prabowo dan kami akan sampaikan ini kepada Kementerian Haji serta pejabat yang ditunjuk oleh Presiden untuk menangani hal itu," pungkasnya.

Suasana pertemuan itu digambarkan hangat dan penuh komitmen. Sebuah langkah awal yang menjanjikan untuk kenyamanan jemaah haji Indonesia di masa mendatang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar