Di sisi lain, sebagai anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, ia punya harapan besar. Ia berharap para pemangku kepentingan dan masyarakat bisa membangun kolaborasi yang kuat. Perencanaan yang menyeluruh, katanya, adalah kunci untuk mewujudkan langkah tepat bagi masa depan situs purbakala ini.
Forum diskusi itu sendiri dihadiri oleh sejumlah nama penting. Di antaranya, Prof. Dr. Truman Simanjuntak dari Center for Prehistoric and Austronesian Studies (CPAS) Indonesia dan Prof. Dr. Francois Semah dari Muséum national d'Histoire Naturelle, Perancis.
Tak ketinggalan, hadir pula Prof. Dr. Ir. Sri Mulyaningsih dan Prof. Dr. Ir. Sutikno Bronto, keduanya dari Universitas AKPRIND. Sementara dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Satya Wacana, hadir Ir. Ferry Fredy Karwur, M.Sc., Ph.D.
Secara daring, Bupati Kudus Dr. Ars. Sam'ani Intakoris beserta jajarannya turut serta. Kepala Desa Terban, Patiayam, Kudus, Supeno, juga hadir dalam diskusi tersebut.
Artikel Terkait
Program Beasiswa S1 Guru 2026: Pengalaman Mengajar Dikonversi Jadi SKS
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Lanjutan untuk Pemulihan Aceh
KPK Amankan Delapan Orang di Kantor Pajak Jakut Terkait Dugaan Suap Pengurangan Pajak
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Pegawai dan Wajib Pajak Diamankan