Lain lagi dengan Goppy Hutasoit, 53 tahun. Dia baru tahu ada gangguan saat sudah sampai di Blok M. "Saya nggak tahu. Karena kan selama ini tidak pernah ada kendala apa pun, gitu loh. Ya kan?" ujarnya. Goppy juga menyayangkan karena tidak ada informasi yang sampai ke medsosnya. "Dari tadi saya buka medsos juga tidak ada lewat di reels saya atau di feed saya, nggak ada lewat," lanjutnya.
Menurutnya, sebagai transportasi massal, MRT seharusnya bisa mengantisipasi gangguan dengan lebih cepat. "Kita nggak bicara jam sibuk ataupun nggak jam sibuk. Pasti kan semua orang kan akan memakai ini. Jam berapa pun setiap menit pasti ini kan transportasi massal ya. Harusnya nggak boleh kayak gini sih kalau menurut saya," tegas Goppy. Dia berharap perbaikan bisa dilakukan secepatnya, meski ini bukan jam sibuk.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan resmi kapan MRT Jakarta akan beroperasi normal kembali. Ratusan penumpang terpaksa mencari cara lain untuk melanjutkan perjalanan.
Artikel Terkait
Kyiv Berduka Lagi, Tiga Nyawa Melayang dalam Serangan Malam
Warga Kramat Jati Tersiksa, Sampah Pasar Induk Menggunung Tak Terangkut
Beijing Murka, Washington Pamer Kekuatan: Penangkapan Maduro Picu Ketegangan Baru
Di Beirut, Iran Tegaskan: Siap Perang, Tapi Bukan Pilihan Pertama