Kronologi kejadian bermula ketika Soni ditugaskan untuk mengantarkan muatan dari Cikarang menuju Sumatera Utara. Di tengah perjalanan, ia menyadari uang jalan yang diberikan atasan telah habis digunakan untuk judi slot online. Situasi ini membuatnya bingung karena tidak memiliki dana untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) guna meneruskan perjalanan.
Karena sudah tidak punya uang lagi dan bahan bakar kendaraannya hampir habis, Soni kemudian merencanakan sebuah skenario. Dia membuat laporan palsu seolah-olah telah menjadi korban perampokan. Harapannya, dengan laporan tersebut, kantor atau atasannya akan memberikan tambahan uang untuk menutupi kekurangannya dan membeli BBM.
Sayangnya, skema yang direncanakan Soni terbongkar oleh pihak kepolisian. Saat ini, sopir truk tersebut telah diamankan di Mapolres Mesuji untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam terkait kasus laporan palsu yang dilakukannya.
Kasus ini menjadi peringatan keras tentang bahaya judi online dan konsekuensi serius dari membuat laporan palsu kepada pihak berwajib.
Artikel Terkait
Pelaku Pembunuhan Anak Politis PKS Ditangkap di Rumah Mantan Anggota DPRD Cilegon
Biawak Masuk Rumah, Warga Bogor Panik Saat Jemur Pakaian
Data Real-Time Jadi Senjata Ampuh Polisi Kendalikan Arus Puncak
Maduro Deklarasikan Darurat Militer Usai Ledakan Misterius Guncang Caracas