Polda Riau Gelar Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 dengan 976 Personel
Polda Riau secara resmi menggelar Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 dengan mengerahkan sebanyak 976 personel. Inisiatif ini menonjolkan pendekatan unik dengan melibatkan pelajar SMA dan driver ojek online (ojol) dalam apel pasukan. Keterlibatan ini merupakan strategi edukasi untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini.
Edukasi Lalu Lintas Melalui Keterlibatan Langsung
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menekankan bahwa kunci utama menekan angka kecelakaan adalah dengan membangun kesadaran. Melalui apel pasukan ini, diharapkan narasi keselamatan berlalu lintas dapat disebarluaskan, dimulai dari lingkup keluarga. Herry Heryawan juga memerintahkan jajarannya, termasuk Bhabinkamtibmas dan Kasat Lantas, untuk aktif memberikan edukasi di sekolah-sekolah dan kepada organisasi seperti Patroli Keamanan Sekolah (PKS).
Pesan keselamatan yang disampaikan mencakup imbauan penggunaan helm berstandar SNI dan larangan mengemudi bagi mereka yang belum cukup umur. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap peningkatan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi setiap tahunnya.
Tujuan Strategis Operasi Zebra Lancang Kuning
Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 memiliki tujuan strategis untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas di jalan raya. Jalan raya sebagai penghubung antarkota dan antarprovinsi memerlukan perhatian serius dari semua pihak untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna.
Kapolda Riau berpesan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan keikhlasan. Diharapkan operasi ini tidak hanya berjalan lancar tetapi juga menjadi ladang ibadah bagi semua yang terlibat.
Simbolis Penyerahan Bibit Pohon dan Helm SNI
Sebagai bentuk komitmen nyata, acara apel ditutup dengan penyerahan simbolis bibit pohon kepada perwakilan pelajar dan helm berstandar SNI kepada driver ojek online. Tindakan ini merepresentasikan upaya berkelanjutan Polda Riau dalam menciptakan budaya tertib dan sadar berlalu lintas di masyarakat.
Artikel Terkait
Gempa M 6 Guncang Fiji, BMKG Tegaskan Tak Ada Potensi Tsunami di Indonesia
Survei: Dukungan Publik untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran Capai 79,2%, Tertinggi di Luar Jawa
PLN Operasikan SPKLU Roda Dua di Empat Daerah untuk Dukung Becak Listrik
AS Pertimbangkan Izin Pengayaan Uranium Simbolis untuk Iran, Ancaman Serangan Masih Menggantung