Gotong Royong Bangun Desa dan Perang Melawan Narkoba Dideklarasikan di Bengkulu
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, secara resmi meluncurkan Deklarasi Gotong Royong Membangun Desa dan Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Acara bersejarah ini berlangsung di Desa Bukit Peninjauan I, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam pemberdayaan desa dan pemberantasan narkoba.
Deklarasi ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci seperti Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional (BNN) Tantan Sulistyana, dan Kapolda Bengkulu Irjen Mardiyono. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi lintas sektor untuk mewujudkan visi tersebut.
Semangat "Superteam" untuk Kemajuan Desa
Dalam pidatonya, Menteri Yandri Susanto menekankan filosofi "superteam" sebagai kunci keberhasilan. Beliau menyatakan bahwa membangun desa dan memerangi narkoba bukanlah tugas individu, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, dari tingkat pusat hingga warga desa.
"Pesan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto sangat jelas: kita bukan superman, kita adalah superteam. Membangun desa berarti membangun Indonesia dari akar rumput, yang sejalan dengan astacita presiden untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan," jelas Yandri.
Beliau juga menegaskan bahwa desa harus menjadi subjek dan pelaku utama dalam pembangunan, bukan sekadar objek. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menggalakkan kembali semangat gotong royong dalam segala aspek kehidupan.
Artikel Terkait
PNS Laporkan Hadiah dari Anak Magang ke KPK, Ternyata Ada Aturan Mainnya
Bali Perketat Pintu Masuk, Cek Rekening Turis Asing Jadi Syarat Baru
Habiburokhman Buka Suara: Ini Pengaman Kritik dalam KUHP Baru
Hakim MK Ditegur Lantaran Sering Bolos Sidang