Dukungan dari semua elemen bangsa diharapkan dapat menggaungkan keselamatan lalu lintas dan perlindungan bagi pengguna jalan yang rentan. Di sisi lain, kebijakan ini diyakini dapat berkontribusi dalam meningkatkan tren kepercayaan publik terhadap institusi Polri, yang menurut sebuah survei pada Oktober 2025 telah mencapai angka yang signifikan.
Fokus pada Komunikasi Publik dan Kepatuhan
Keberhasilan Operasi Zebra 2025 tidak hanya diukur dari jumlah penindakan tilang. Nasky menekankan pentingnya komunikasi publik yang baik dan terciptanya ruang jalan yang aman dan tertib. Tingkat kepatuhan masyarakat dan penurunan angka kecelakaan menjadi indikator kesuksesan yang lebih utama.
Korlantas Polri didorong untuk menghadirkan ruang jalan yang tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga manusiawi bagi semua kalangan, mulai dari pengendara bermotor hingga pejalan kaki.
Perlindungan bagi Pejalan Kaki sebagai Prioritas
Menjelang pelaksanaannya, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa fokus utama Operasi Zebra 2025 adalah peningkatan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan, dengan perhatian khusus pada pejalan kaki sebagai kelompok paling rentan.
Perlindungan terhadap pejalan kaki merupakan bagian integral dari strategi nasional keselamatan lalu lintas. Irjen Agus menegaskan bahwa keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan, menyatakan bahwa pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya yang wajib dilindungi.
Artikel Terkait
Normalisasi Sungai Cirarab Ditargetkan Rampung Akhir Maret 2026
Vonis Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun Dijadwalkan Kamis Depan
Program Makan Bergizi di Serang Berlanjut, Siswa Terima Paket Bahan Makanan untuk Buka Puasa
Dua Belas Tokoh Elite Daftar sebagai Amicus Curiae Dukung Enam Terdakwa Korupsi Minyak