Viral! PBNU Kritik Gus Ellham Usai Cium Anak Saat Dakwah, Ini Klarifikasinya

- Rabu, 12 November 2025 | 22:06 WIB
Viral! PBNU Kritik Gus Ellham Usai Cium Anak Saat Dakwah, Ini Klarifikasinya
PBNU Kritik Gus Ellham: Mencium Anak Saat Dakwah Dinilai Tindakan Keliru

PBNU Kritik Keras Gus Ellham Soal Video Cium Anak Saat Dakwah

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Alissa Wahid, menyatakan penyesalan yang mendalam atas tindakan Mohammad Ellham Yahya Luqman, yang akrab disapa Gus Ellham. Tindakan yang dimaksud adalah peristiwa mencium seorang anak perempuan dalam sebuah acara dakwah.

Alissa Wahid menegaskan bahwa perbuatan semacam itu dinilai telah mencoreng nilai-nilai luhur dakwah. Menurutnya, seorang pendakwah seharusnya menjadi teladan utama melalui sikap dan perilaku yang terjaga, bukan justru melakukan hal yang dapat ditafsirkan negatif.

Lebih lanjut, Alissa menyampaikan bahwa PBNU secara konsisten mendorong terciptanya ruang yang aman dan bermartabat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang rentan seperti anak-anak, santri, dan perempuan. PBNU dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan, pelecehan, dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan atas nama dakwah Islam.

Gus Ellham Sampaikan Permohonan Maaf Publik

Menanggapi viralnya video tersebut, Gus Ellham telah mengeluarkan pernyataan permohonan maaf secara terbuka. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa tindakannya tersebut merupakan sebuah kekhilafan dan kesalahan.

Gus Ellham berkomitmen untuk memperbaiki diri dan tidak akan mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang. Ia juga menyatakan tekadnya untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijaksana, selaras dengan norma agama, etika, dan budaya bangsa Indonesia, serta senantiasa menjunjung tinggi akhlakul karimah.

Mengenai video yang beredar, Gus Ellham menjelaskan bahwa rekaman itu adalah video lama yang sudah dihapus dari seluruh platform media sosial miliknya. Ia juga menegaskan bahwa anak yang terlibat dalam video tersebut berada dalam pengawasan langsung orang tuanya saat mengikuti pengajian rutin yang ia asuh.

Meskipun demikian, Gus Ellham tetap memohon maaf atas kejadian tersebut dan berharap masyarakat dapat memberinya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar