Ledakan SMAN 72 Jakarta: Polisi Ungkap Konten Kekerasan dan Inspirasi Pelaku dari Luar Negeri
Polisi melalui Densus 88 Antiteror mengungkap temuan penting terkait pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. Investigasi menunjukkan pelaku aktif dalam komunitas media sosial yang menyebarkan konten kekerasan sebelum melakukan aksinya.
Proses Radikalisasi Daring Pelaku
Jubir Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan bahwa pelaku mulai menunjukkan perubahan perilaku sejak awal tahun. Pelaku mengalami perasaan tertindas, kesepian, dan kesulitan berkomunikasi, yang kemudian mendorongnya mencari konten ekstrem di internet.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku rutin mengakses situs-situs yang menampilkan konten kematian, kecelakaan, dan berbagai tingkat kekerasan. Komunitas daring yang diikutinya memberikan apresiasi terhadap aksi kekerasan yang dianggap sebagai tindakan heroik.
Inspirasi dari Kasus-Kasus Internasional
Polisi mengidentifikasi beberapa tokoh yang menjadi inspirasi pelaku, termasuk:
Artikel Terkait
Israel Bantah Keterlibatan dalam Insiden Tewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon Selatan
TNI Berikan Santunan Lebih dari Rp1,8 Miliar untuk Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Mulai 2026, WFH ASN Diiringi Aturan Respons 5 Menit dan Pelacakan Lokasi
Harga Kedelai Impor Melonjak, Perajin Tempe Jember Pangkas Produksi dan Tenaga Kerja