Bilqis Bocah 4 Tahun Ditemukan di Jambi, Ungkap Modus Baru Human Trafficking

- Minggu, 09 November 2025 | 20:00 WIB
Bilqis Bocah 4 Tahun Ditemukan di Jambi, Ungkap Modus Baru Human Trafficking
Bilqis Bocah 4 Tahun Hilang Ditemukan di Jambi, Diduga Korban Human Trafficking

Bilqis Bocah 4 Tahun Hilang Ditemukan di Jambi, Diduga Korban Human Trafficking

Bilqis, seorang anak berusia 4 tahun asal Makassar, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Jambi. Bocah ini sebelumnya hilang saat menemani ayahnya berolahraga pada Minggu, 2 November 2025.

Proses pencarian yang berlangsung selama 7 hari akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu, 8 November 2025. Polisi menduga kuat Bilqis dipindahkan melalui jalur laut dan darat dalam sebuah jaringan yang terorganisir.

Rute Perjalanan Bilqis yang Mencemaskan

Investigasi mengungkap rute panjang yang dilalui Bilqis. Dari Makassar, ia dibawa naik kapal menuju Surabaya. Dari sana, perjalanan dilanjutkan secara darat ke Sukoharjo, kemudian ke Jakarta.

Pelaku kemudian menyebrangi Selat Sunda melalui penyebrangan Merak-Bakauheni menuju Lampung. Dari Lampung, Bilqis dibawa ke Jambi, yang menjadi titik akhir perjalanannya sebelum berhasil diselamatkan.

Polisi meyakini tujuan akhir Bilqis adalah Batam melalui Pelabuhan Kuala Tungkal di Jambi. Dari Batam, kemungkinan besar ia akan dibawa keluar negeri, dengan Kamboja sebagai salah satu tujuan yang dicurigai.

Modus Operandi Jaringan Human Trafficking

Kasus Bilqis menunjukkan karakteristik kuat jaringan perdagangan manusia (human trafficking) yang kompleks dan terorganisir. Beberapa pola yang teridentifikasi:

Pertama, adanya sistem operasional yang rapi dan terencana. Kedua, penggunaan multiple pelaku di masing-masing titik transit dengan sistem ganti orang. Ketiga, kecepatan perpindahan yang menunjukkan profesionalitas jaringan.

Yang lebih mengkhawatirkan, motifnya bukan sekadar penculikan untuk pemerasan atau pengemis, tetapi mengarah pada perdagangan manusia dan organ tubuh.

Peran Teknologi dalam Pengungkapan Kasus

Kamera CCTV berkualitas HD menjadi kunci utama terungkapnya kasus ini. Rekaman yang jernih dan jelas memungkinkan identifikasi pelaku dengan cepat, yang kemudian membuka jejak perjalanan Bilqis.

Dalam modus penculikan, pelaku menggunakan anak-anaknya sendiri sebagai umpan untuk memancing kepercayaan Bilqis, membuat korban merasa aman dan tidak curiga.

Harga Manusia dalam Rantai Perdagangan

Investigasi mengungkap Bilqis dibeli dari tangan pertama seharga Rp 3 juta. Harga ini diperkirakan akan berjenjang naik hingga mencapai ratusan juta rupiah di konsumen akhir, menunjukkan betapa mengerikannya bisnis illegal ini.

Pelajaran dan Pencegahan

Kasus Bilqis memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya sistem pengamanan lingkungan. Pemasangan CCTV di area permukiman dan dashcam pada kendaraan menjadi investasi penting untuk pencegahan kriminalitas.

Teknologi pengawasan ini telah terbukti efektif membantu pengungkapan berbagai kasus kriminal dengan lebih cepat dan akurat.

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan, serta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.

Semoga kasus serupa tidak terulang lagi dan anak-anak yang masih dalam pencarian dapat segera kembali ke pelukan keluarga dengan selamat.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar