Aksi Damai Pengemudi Ojol di Monas: 4 Tuntutan Utama untuk Perpres yang Adil
Jakarta - Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam komunitas URC Bergerak menggelar aksi unjuk rasa damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Aksi ini digelar untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait pembahasan Peraturan Presiden (Perpres) tentang ekosistem transportasi online.
Dalam orasinya, perwakilan URC menegaskan pentingnya pelibatan langsung Mitra Pengemudi dalam pembahasan Perpres. Mereka menolak keras jika aturan ini disusun secara sepihak tanpa adanya ruang dialog yang adil dan transparan bagi para pengemudi.
Penolakan Terhadap Pemotongan Komisi dan Status Karyawan Tetap
Isu utama yang disorot dalam aksi ini adalah rencana pemotongan komisi sebesar 10 persen. Menurut para pengemudi, kebijakan ini akan secara signifikan menurunkan penghasilan harian mereka.
Selain itu, para pengemudi juga menolak rencana pengaturan status kerja yang akan mengubah posisi mitra menjadi pekerja tetap. Penolakan ini didasari oleh kekhawatiran hilangnya fleksibilitas kerja yang selama ini menjadi nilai utama dan daya tarik profesi sebagai pengemudi ojol.
Artikel Terkait
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS
Menteri Keuangan Setuju Efisiensi Program Makan Bergizi, Kualitas Dijamin Tak Turun