Sopir Taksi Online vs Turis Somalia di Bali: Kronologi HP Hilang yang Berakhir Damai

- Selasa, 04 November 2025 | 15:18 WIB
Sopir Taksi Online vs Turis Somalia di Bali: Kronologi HP Hilang yang Berakhir Damai

Kronologi Cekcok Sopir Taksi Online dan Turis Somalia di Bali Gara-gara HP Hilang

Seorang sopir taksi online (taksol) bernama Jack Arrius Amin (55) terlibat cekcok dengan penumpangnya, seorang turis asal Somalia bernama Saed (35). Insiden ini terjadi di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Denpasar, Bali, pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WITA. Penyebab utamanya adalah tuduhan pencurian ponsel iPhone 13 yang dilayangkan Saed kepada Jack.

Penyebab Cekcok: Tuduhan Pencurian HP di Taksi Online

Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, menjelaskan bahwa cekcok ini berawal ketika Saed, yang diduga sedang dalam kondisi mabuk, menuduh sopir taksi online-nya mencuri ponselnya. "Sopir memohon bantuan untuk datang ke TKP karena melaporkan bahwa dituduh mengambil ponsel penumpang di dalam mobil Nissan Datsun Go warna abu-abu tua," jelas Tomiyasa pada Selasa (4/11).

Kronologi Lengkap Insiden Taksi Online di Denpasar

Kasus ini bermula ketika Jack menerima orderan melalui aplikasi dengan rute dari Jimbaran, Badung, menuju Ubud, Gianyar, sekitar pukul 19.51 WITA. Di tengah perjalanan, Saed meminta untuk berhenti di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra untuk buang air kecil. Setelah kembali ke dalam mobil, Saed tiba-tiba mengaku kehilangan ponselnya dan langsung menuduh Jack sebagai pelakunya, yang memicu perselisihan di dalam taksi.

Sopir Taksi Minta Bantuan Polisi Denpasar Timur

Beruntung, lokasi kejadian tidak jauh dari Kantor Polsek Denpasar Timur. Karena takut akan dihajar oleh Saed, Jack memutuskan untuk berjalan kaki meminta bantuan polisi. Petugas kepolisian kemudian datang ke lokasi untuk menengahi dan menyelidiki kasus hilangnya ponsel tersebut.

HP iPhone 13 Ditemukan di Dalam Mobil Taksi

Setelah dilakukan pencarian menyeluruh di seluruh bagian dalam mobil, ponsel iPhone 13 yang diklaim hilang akhirnya berhasil ditemukan. Ponsel tersebut terjatuh dan terselip di bawah kursi sopir, Jack. Temuan ini membuktikan bahwa tuduhan pencurian yang dilayangkan Saed adalah tidak benar.

Mediasi Polisi dan Penyelesaian Damai

Polisi kemudian melakukan mediasi antara kedua belah pihak untuk mendamaikan mereka. Berkat mediasi ini, konflik dapat diselesaikan dengan baik. Sopir taksi online, Jack, kemudian melanjutkan perjalanan untuk mengantarkan Saed, turis Somalia tersebut, ke tujuan awal di Ubud seperti yang telah dipesan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar