Kisah Haru Zulfa, Siswi MTs di Garut Jualan Sambil Gendong Adik Down Syndrome
Di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Irsyad Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, seorang siswi bernama Zulfatunnisa Qaulani Ma'ruf menjadi perhatian karena aksinya yang luar biasa. Setiap pagi, gadis kelas 7 ini datang ke sekolah sambil menggendong adiknya yang mengidap down syndrome, Zyandra Al Syazani Maruf.
Viral di Media Sosial
Aksi Zulfa yang menggendong adiknya sambil mencatat pelajaran dan berjualan makanan ringan di area sekolah telah viral di media sosial. Video tersebut berhasil menyentuh hati ribuan warganet yang mengapresiasi perjuangannya.
Berjualan untuk Biaya Pengobatan Adik
Uang hasil jualan makanan ringan dan sayuran bukan digunakan untuk keperluan pribadi, melainkan untuk membantu biaya pengobatan adiknya. "Jualan karena mau bantuin mamah sama bapak, supaya bisa meringankan dan bantu mengobati dek Zyan," ujar Zulfa dengan suara lirih.
Rutinitas Harian Penuh Perjuangan
Setelah pulang sekolah, Zulfa tetap membantu orang tuanya dengan berkeliling menjajakan sayuran hasil panen ayahnya yang bekerja sebagai buruh tani. Dalam sehari, ia bisa mendapatkan Rp 10.000 hingga Rp 30.000 dari hasil berjualan.
Alasan Membawa Adik ke Sekolah
Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, Zulfa memilih membawa adiknya ke sekolah karena tidak ada yang menjaganya di rumah. "Kalau ditinggal di rumah, enggak ada yang jaga. Jadi ya saya bawa aja ke sekolah," jelasnya.
Dukungan dari Sekolah
Kepala MTs Al-Irsyad, Reni Sari Anggraeni, mengungkapkan pihak sekolah mendukung kegiatan Zulfa selama tidak mengganggu proses belajar mengajar. "Nak Zulfa itu anaknya rajin, sopan, dan pintar secara akademik," puji Reni.
Zulfa tidak setiap hari membawa adiknya ke sekolah, biasanya dua hingga tiga kali dalam seminggu. Meski hidup penuh perjuangan, ia tidak merasa malu dan justru bercita-cita untuk memperluas usahanya dalam berjualan.
Artikel Terkait
Cuaca Sulsel Selasa Ini: Cerah di Pagi Hari, Waspada Hujan Sedang Siang hingga Malam
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Empat Penumpang, Puluhan Luka-Luka
Lazio vs Udinese Berakhir 3-3, Empat Gol Tercipta dalam 10 Menit Terakhir
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka