Viral Aksi Jambret di Depan Gereja Katedral Jakarta Pusat, Korban Belum Lapor Polisi
Sebuah video yang memperlihatkan aksi jambret di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, menjadi viral di media sosial. Kejadian ini menarik perhatian publik karena lokasinya yang strategis, tepat di depan pintu Gereja Katedral.
Kronologi Penjambretan Viral di Gereja Katedral
Berdasarkan video yang beredar pada Rabu (29/10/2025), peristiwa ini ternyata terjadi lebih dulu, yaitu pada Sabtu (25/10). Dalam rekaman terlihat, korban sedang berdiri di tepi jalan sambil memegang ponselnya.
Tiba-tiba, dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor berwarna putih mendekat dari arah trotoar. Motor tersebut kemudian semakin mendekat, dan dengan cepat pelaku merebut ponsel dari tangan korban. Korban pun terlihat berusaha mengejar pelaku, namun tidak berhasil.
Konfirmasi Polisi Terkait Kasus Jambret Ini
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, telah mengonfirmasi kejadian ini. Dia menyatakan bahwa Unit Reskrim Polsek Sawah Besar telah turun tangan dengan melakukan pengecekan ke TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
"Unit Reskrim Polsek Sawah Besar sudah cek TKP dan memeriksa saksi-saksi," ujar Ruslan saat dikonfirmasi.
Korban Diminta Segera Laporkan Kejadian
Meski telah viral dan polisi telah melakukan pemeriksaan awal, Ruslan menyebutkan bahwa korban ternyata belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi. Polisi pun mengimbau agar korban segera datang untuk membuat laporan polisi (LP).
"Korban dimohon membuat LP. Sampai sekarang masih ditunggu belum membuat LP di Polsek Sawah Besar," pungkasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap keamanan barang bawaan, terutama saat berada di tempat umum dan sedang menggunakan ponsel.
Artikel Terkait
MotoGP Italia 2026: Kualifikasi dan Sprint Race di Mugello Hari Ini, Veda Ega Pratama Jadi Sorotan
Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Medan, Tangkap Karyawan dan Sita Delapan Butir Ekstasi
Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026 Akibat Cedera Otot Kambuh
Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Cirebon, BMKG: Tak Berpotensi Kerusakan