Biaya Kereta Cepat WHOOSH 120 Triliun: Apakah Setara dengan Manfaatnya?
Proyek Kereta Cepat WHOOSH dengan nilai fantastis 120 triliun rupiah kerap disebut sebagai simbol kemajuan Indonesia. Namun, di balik kecepatannya, tersimpan fakta finansial yang perlu dicermati.
Beban Cicilan Kereta Cepat WHOOSH Selama 60 Tahun
- Setiap tahun, negara harus membayar cicilan sebesar Rp 2 Triliun selama 60 tahun ke depan.
- Dengan biaya sebesar itu dan jangka waktu yang panjang, muncul pertanyaan mendasar tentang sepadan tidaknya keputusan ini.
- Apakah dana sebesar 120 triliun bisa dimanfaatkan untuk hal lain yang lebih mengubah hidup jutaan orang Indonesia?
Alternatif Penggunaan Dana 120 Triliun Selain Kereta Cepat
Jika tidak digunakan untuk WHOOSH, dana 120 triliun rupiah dapat dialokasikan untuk membangun:
5 Menara Burj Khalifa
Dengan harga pembangunan sekitar 21 triliun, dana 120 triliun bisa membangun lima menara ikonik Dubai tersebut.
22 Menara Eiffel
Biaya pembangunan Menara Eiffel diperkirakan 5,3 triliun, sehingga 120 triliun dapat membangun 22 menara serupa.
Marina Bay Sands Plus Sisa Dana
Pembangunan Marina Bay Sands menghabiskan 92,8 triliun. Dengan 120 triliun, kita bisa membangun satu resort mewah ini masih tersisa dana 27,2 triliun untuk proyek lainnya.
Marina Bay Sands merupakan resor terpadu ikonik di Singapura yang terkenal dengan arsitektur uniknya, terdiri dari tiga menara hotel yang dihubungkan oleh taman atap berbentuk kapal yang disebut Sands SkyPark.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum: Video Maaf Sarwendah Tak Ada Kaitannya dengan Ruben Onsu
Pemkot Makassar Resmi Terima Hibah Lahan 8.188 M² dari PIP untuk Pengembangan Stadion Untia
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,738 Juta per Gram, Buyback Tak Bergerak
Biota Group Matangkan Konsep Umrah Akbar Carter Satu Pesawat Lewat Forum Koordinasi Mitra