Mayat Pria Ditemukan di Kamar Mandi ITC Fatmawati, Diduga Meninggal karena Sakit
Sebuah insiden tragis terjadi di kawasan ITC Fatmawati, Jakarta Selatan. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi pusat perbelanjaan tersebut pada Selasa (14/10/2025) siang. Kondisi mayat pria itu ditemukan dalam keadaan mulut bersimbah darah dan tergeletak miring ke kanan.
Kronologi Penemuan Mayat
Penemuan mayat ini berawal ketika seorang saksi bernama IS melihat pria tersebut tergeletak di kamar mandi lantai I ITC Fatmawati. IS kemudian melaporkan penemuannya kepada saksi lain, YLL, yang sedang berjaga di lantai dasar. Kedua saksi pun langsung menuju ke lokasi dan menemukan korban dalam posisi miring ke kanan. Mereka kemudian segera melaporkan kejadian ini kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipete Utara, yang kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.
Penyebab Kematian Bukan Kekerasan
Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin, menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Kematian diduga kuat disebabkan oleh penyakit yang diderita korban. Keterangan ini diperkuat oleh keluarga dan rekan kerja korban yang mengungkapkan bahwa pria tersebut menderita tuberkulosis (TBC) dan bahkan telah tidak masuk kerja selama empat hari karena sakit.
"Temannya juga bilang dia sakit, sudah nggak masuk empat hari. Kemarin baru masuk kerja itu. Keluarganya juga bilang pas keterangan dari keluarga juga sakit TBC," jelas Kompol Suparmin.
Darah di TKP Akibat Muntah Darah
Mengenai banyaknya darah yang ditemukan di TKP, polisi menjelaskan bahwa darah tersebut berasal dari mulut korban akibat muntah darah, yang merupakan komplikasi dari penyakit TBC yang dideritanya. Polisi memastikan bahwa ini bukanlah kasus pembunuhan.
"Nggak, darah banyak karena dia muntah, ya, darah, kelihatan darah, keluar darah, kan. Dari mulutnya banyak darah," tegas Suparmin. Diduga, korban sedang menggunakan toilet ketika tiba-tiba muntah darah dan kemudian terjatuh, yang menjelaskan posisinya yang miring.
Artikel Terkait
Golkar Makassar: Surat Diskresi untuk IAS Bukan Jaminan Otomatis Jadi Ketua DPD I Sulsel
Pemerintah Targetkan 5.000 Jembatan Gantung Rampung Akhir 2026 untuk Hubungkan Daerah Terpencil
Aktivitas Gempa Gunung Anak Krakatau Meningkat, Status Waspada Belum Berubah
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 800 Meter, Warga Diminta Waspada Lahar Hujan