Pelajaran dari Pembebasan Al-Aqsa: Jangan Putus Asa

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Pelajaran dari Pembebasan Al-Aqsa: Jangan Putus Asa

Masjidil Aqsa pernah berada di bawah kekuasaan tentara Salib selama hampir sembilan dekade, sebelum akhirnya kembali ke tangan kaum Muslimin melalui Shalahuddin Al-Ayyubi pada tahun 1187. Peristiwa bersejarah itu menjadi pengingat bahwa pertolongan Allah selalu datang bagi mereka yang tidak pernah menyerah.

Hari ini, tanah Palestina kembali menghadapi penjajahan yang telah berlangsung lama. Namun, para ulama terdahulu tidak pernah mengajarkan umat untuk berputus asa. Mereka terus menanamkan tauhid, mendidik dengan ilmu, membangkitkan semangat jihad, dan meyakinkan bahwa pertolongan Allah pasti tiba.

Hingga akhirnya, Allah menghadirkan Shalahuddin Al-Ayyubi dan memberikan kemenangan kepada kaum Muslimin. Al-Aqsa kembali dibebaskan. Kisah ini mengandung pelajaran besar: jangan pernah berputus asa, jangan pesimis.

Jika dahulu Allah mampu memberikan kemenangan setelah puluhan tahun, maka kita pun tidak boleh kehilangan harapan. Teruslah memperbaiki diri dan umat dengan tauhid, didik generasi dengan iman, dan berjuang di jalan Allah sesuai kemampuan serta tuntunan syariat. Jangan pernah berputus asa dari rahmat dan pertolongan Allah.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an, "Janganlah kamu merasa lemah dan jangan pula bersedih hati, padahal kamulah yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman." (QS. Ali 'Imran: 139)

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags