Gunung Ibu di Halmahera Barat erupsi pada Senin (27/7/2026) pukul 15.15 WIT, menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 600 meter di atas puncak. Abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang teramati bergerak ke arah barat laut.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Darsono Haji Muhammad Nur, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut. Erupsi terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama 64 detik.
Badan Geologi mengonfirmasi kejadian tersebut melalui keterangan tertulis. "Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Senin, 27 Juli 2026, pukul 15:15 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 600 m di atas puncak," tulisnya.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan imbauan agar masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif. Larangan juga diperluas secara sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara. Warga diminta mematuhi batas aman tersebut untuk menghindari potensi bahaya aktivitas vulkanik.
PVMBG juga menyarankan warga yang beraktivitas di luar rumah untuk memakai masker jika terjadi hujan abu, serta menggunakan kacamata guna melindungi mata dari paparan material vulkanis. Semua pihak diminta menjaga suasana tetap kondusif dan tidak menyebarkan informasi bohong mengenai aktivitas Gunung Ibu.
Artikel Terkait
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Membubung 1.200 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 1.200 Meter
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 3,5 Kilometer
Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu Membubung 500 Meter