Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam, 18 Juli 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menjelang Konser Akbar Monas 2026 yang digelar di sisi tenggara Monas, tepatnya di Jalan Silang Merdeka Tenggara, mulai pukul 18.30 hingga 21.00 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengimbau pengguna jalan yang kerap melintasi area tersebut untuk memperhatikan penyesuaian arus lalu lintas. "Rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional dan akan diterapkan di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan sisi Utara, Jalan Silang Merdeka Tenggara, serta penutupan jalan lintas di lokasi acara," ujar Budi dalam keterangannya.
Bagi pengendara yang hendak melintas, Dishub telah menyiapkan sejumlah rute alternatif. Dari arah utara (Harmoni) menuju selatan (Bundaran HI), pengendara dapat melalui Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Jalan MH Thamrin. Sementara untuk menuju timur (Tugu Tani), alternatifnya adalah Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Lapangan Banteng Utara, Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, dan Jalan M.I. Ridwan Rais. Sedangkan menuju Stasiun Gambir, pengendara bisa melalui Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Kebon Sirih, Jalan M.I. Ridwan Rais, dan Jalan Medan Merdeka Timur.
Dari arah selatan (Bundaran HI) menuju utara (Harmoni), pengendara dapat melintasi Jalan MH Thamrin, dialihkan ke Jalan Medan Merdeka Barat, lalu lurus ke Jalan Majapahit. Untuk menuju timur (Senen), rutenya melalui Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, hingga tembus ke Jalan Gunung Sahari Raya.
Dari arah barat (Tanah Abang) menuju timur (Tugu Tani), pengendara dapat menggunakan akses dari Jalan Jati Baru Raya langsung ke Jalan Kebon Sirih. Sementara dari arah timur, dari Tugu Tani menuju barat (Tanah Abang) bisa melalui Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Utara, lalu Jalan Majapahit, atau alternatif lain melalui Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan lurus ke Jalan Budi Kemuliaan. Dari Kramat Salemba menuju barat, pengendara dapat mengambil jalur melalui Jalan Kramat Raya, Jalan Pasar Senen, Jalan Gunung Sahari Raya, Jalan Budi Utomo, Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Ir. H. Juanda, hingga Jalan Suryopranoto.
Sediakan Kantong Parkir
Bagi masyarakat yang tetap ingin menghadiri konser, Dishub DKI Jakarta melarang keras parkir di badan jalan atau trotoar. Fasilitas parkir resmi telah disiapkan di delapan titik, antara lain Pelataran Parkir IRTI Monas (350 mobil dan 600 motor), Stasiun Gambir (315 mobil dan 630 motor), Lemhannas (250 mobil dan 300 motor), Perpustakaan Nasional (250 mobil dan 300 motor), Gedung Telkom STO Gambir (25 mobil dan 50 motor), Kementerian BUMN (90 mobil dan 900 motor), Menara Dana Reksa (500 mobil dan 200 motor), serta Gedung Indosat (60 mobil dan 200 motor).
Operasional Transjakarta
Layanan bus Transjakarta tetap beroperasi normal. Beberapa rute yang melintas, seperti Rute 2 (Pulo Gadung - Monas), Rute 1P (Senen - Blok M), Rute 1A (Pantai Maju - Balai Kota), dan Rute 14A (Monas - JIS), akan menyesuaikan pengaturan lalu lintas secara dinamis jika ada pengalihan arus di lapangan. Dishub juga memberi catatan khusus bagi calon penumpang Kereta Api jarak jauh yang hendak berangkat atau menuju Stasiun Gambir agar mengantisipasi waktu perjalanan.
Masyarakat disarankan menghindari ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Artikel Terkait
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Monas Akibat Konser Akbar
Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Monas Malam Ini, Ini Rute Alternatifnya
Polisi Siaga Amankan Demo Mahasiswa di Monas, 18 Direktif Ditekankan
Dishub DKI Gandeng Polda Metro Jaya Perketat Pengawasan Truk ODOL