Penulis novel Tere Liye membantah tudingan bahwa dirinya membenci Argentina atau pemain Lionel Messi saat menyoroti sikap politik negara tersebut terhadap Palestina. Dalam unggahan di media sosial, ia menegaskan bahwa kritiknya bukan soal sepak bola, melainkan fakta dukungan pemerintah Argentina terhadap Israel.
“Kamu keliru fatal, saya tidak sedang ngefans sama Ronaldo, benci Messi, dan sebagainya. Saya ini sedang membahas situasi yang sangat penting: bayi-bayi, anak-anak dibunuhi di Palestina,” tulisnya.
Ia menyebut genosida dan apartheid masih berlangsung di Palestina hingga saat ini. Tere Liye juga mengingatkan bahwa Argentina termasuk sepuluh negara yang menolak kemerdekaan Palestina dalam rapat Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Adalah fakta, Argentina termasuk 10 negara yang menolak Palestina merdeka saat rapat PBB. Adalah fakta, pemerintahan mereka sekarang sangat love sekebon dengan Israel,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kelompok yang berkuasa di Argentina saat ini memiliki pandangan bahwa mencaci Israel saja bisa masuk neraka. Bahkan, kata dia, kaum zionis menjadi elit di pemerintahan Argentina.
Tere Liye mengaku sengaja membahas isu ini menjelang final Piala Dunia agar publik lebih paham. Ia tidak bermaksud membenci Argentina, karena ia tahu sekitar 70 persen rakyat Argentina tidak menyukai Israel dan tidak setuju dengan kebijakan pemerintahnya yang pro-zionis.
“Kamu sih masih dikotak-kotakkan. Soal bola saja kamu begitu, masih dikotak-kotakkan. Tidak suka Argentina pasti dukung Ronaldo. Benci Ronaldo, pasti suka Messi. Nggak begitu, dodol! Itu tuh dangkal sekali,” tulisnya.
Ia menyarankan pembacanya membaca novelnya berjudul "Sebelas" karya Tere Liye agar paham bahwa sepak bola tidak sepenting nasib bayi dan anak-anak yang dibunuh di Palestina.
Menurut Tere Liye, momentum final Piala Dunia tepat untuk membahas dukungan Argentina terhadap Israel. Ia berharap dengan semakin banyak orang yang tahu dan menunjukkan ketidaksetujuan, kelompok ultra yang mendukung Israel tidak bisa bertindak seenaknya.
“Karena besok-besok, mereka belum tentu berkuasa di Argentina. Atau setidaknya, kamu bisa ikut menunjukkan tidak suka ke orang-orang yang dengan nyata-nyata mendukung Israel. Bisa? Atau kamu diam-diam fans Israel?” pungkasnya.
Artikel Terkait
Prediksi EA Sports soal Juara Piala Dunia 2026 Diuji di Final Spanyol vs Argentina
Argentina Tuding Kapal Perang Inggris Langgar Perairan, Ketegangan Pasca-Piala Dunia Memuncak
Dua Assist Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026
FIFA Selidiki Aksi Pemain Argentina Bawa Spanduk Politik Usai Kalahkan Inggris