Mohamed Salah Menangis Usai Bawa Mesir ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB
Mohamed Salah Menangis Usai Bawa Mesir ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Mohamed Salah tak kuasa menahan tangis setelah membawa Mesir menorehkan sejarah baru di Piala Dunia 2026. Kapten The Pharaohs itu menjadi pahlawan saat timnya menyingkirkan Australia lewat adu penalti pada babak 32 besar, sekaligus memastikan tiket ke 16 besar untuk pertama kalinya.

Mesir lolos setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu, sebelum menang 4-2 dalam adu penalti atas Australia di Dallas, Jumat, 3 Juli 2026. Hasil ini menjadi tonggak penting bagi sepak bola Mesir yang sebelumnya belum pernah memenangi laga fase gugur di putaran final Piala Dunia.

Dalam suasana penuh emosi seusai laga, Salah menyebut kemenangan itu sebagai salah satu momen paling penting dalam sejarah sepak bola negaranya. Penyerang Liverpool tersebut mengaku sudah meminta rekan-rekannya menikmati pertandingan dan tidak membiarkan tekanan menguasai mereka sebelum laga dimulai.

Salah juga menjadi sorotan saat mengeksekusi penalti dengan gaya panenka. Ia mengatakan keputusan itu diambil pada momen-momen terakhir, tetapi dilakukan untuk menularkan ketenangan dan rasa percaya diri kepada rekan-rekannya saat adu penalti berlangsung.

Yang paling menyita perhatian adalah pengakuan Salah soal masa depannya di Piala Dunia. Ia mengisyaratkan turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini bisa menjadi penampilan terakhirnya di panggung terbesar sepak bola dunia.

Pernyataan itu langsung memicu reaksi luas karena Salah selama ini menjadi simbol generasi emas Mesir. Selain menjadi kapten, ia juga tetap menjadi tumpuan utama tim dalam momen-momen penentuan, termasuk saat menghadapi tekanan tinggi di fase gugur.

Lolosnya Mesir ke babak 16 besar membuka peluang pertemuan besar melawan Argentina jika tim juara bertahan itu berhasil melewati rintangan di babak 32 besar. Namun Salah memilih tidak banyak berkomentar soal calon lawan dan meminta timnya tetap fokus menikmati capaian bersejarah tersebut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags