Pemakaman Kenegaraan Khamenei Digelar, Puluhan Negara Hadir Tanpa Perwakilan Barat

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:20 WIB
Pemakaman Kenegaraan Khamenei Digelar, Puluhan Negara Hadir Tanpa Perwakilan Barat

Delegasi dari sekitar 30 negara dan pemimpin agama dari lebih 90 negara berkumpul di Tehran pada 3 hingga 5 Juli 2026 untuk menghadiri rangkaian pemakaman kenegaraan mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei tewas pada 28 Februari 2026 akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel, namun prosesi pemakaman baru dapat terlaksana hampir empat bulan kemudian setelah tercapainya gencatan senjata. Meskipun media pemerintah Iran melaporkan kehadiran perwakilan dari lebih dari 100 negara, negara-negara Barat sepenuhnya absen dari upacara ini.

Prosesi ini dihadiri oleh berbagai pejabat tingkat tinggi, kepala negara, serta utusan khusus dari negara sekutu dan tetangga regional Iran. Pakistan mengirimkan Perdana Menteri Shehbaz Sharif yang memimpin langsung delegasi tingkat tinggi, didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat Field Marshal Asim Munir dan Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi. Afghanistan diwakili oleh Wakil Perdana Menteri bidang Ekonomi Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, dan Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi. Tajikistan dihadiri langsung oleh Presiden Emomali Rahmon, sementara Turki diwakili oleh Wakil Presiden Turki. Armenia mengirimkan Perdana Menteri Nikol Pashinyan, dan Georgia dihadiri oleh Presiden Mikheil Kavelashvili. Rusia diwakili oleh Dmitry Medvedev selaku Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia yang bertindak sebagai utusan khusus, sedangkan China mengirimkan He Wei, Wakil Ketua Komite Berdiri Kongres Rakyat Nasional. India mengirimkan delegasi yang dipimpin oleh Gubernur Bihar Syed Ata Hasnain dan Wakil Menteri Luar Negeri Pabitra Margherita. Dari negara Arab dan Teluk, Saudi Arabia mengirimkan Wakil Menteri Luar Negeri Walid al-Khuraiji, serta utusan lain meliputi Ketua Dewan Shura Qatar, Ketua Dewan Negara Oman, Wakil Presiden Yaman, dan Ketua Senat Mesir. Perwakilan tingkat tinggi dari faksi-faksi regional seperti Hizbullah, Jihad Islam Palestina, faksi Yaman (Houthi), serta organisasi internasional seperti Shanghai Cooperation Organisation (SCO) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) turut hadir di lokasi.

Detail Agenda Pemakaman

Rangkaian pemakaman kenegaraan ini dirancang sebagai prosesi multi-kota selama tujuh hari di wilayah Iran dan Irak. Pada 3 Juli (Jumat), upacara pelepasan resmi dimulai di Masjid Grand Mosalla, Tehran, yang dihadiri oleh pejabat domestik dan sebagian besar delegasi asing. Pada 4–5 Juli (Sabtu–Minggu), peti jenazah Khamenei bersama anggota keluarganya yang ikut tewas diletakkan di Grand Mosalla untuk penghormatan publik. Pemerintah meliburkan kantor-kantor di Tehran dan menutup penuh ruang udara ibu kota. Pada 6–7 Juli (Senin–Selasa), prosesi pemakaman bergerak ke selatan menuju kota suci Qom untuk doa bersama yang dipimpin oleh ulama senior Syiah. Pada 8 Juli (Rabu), peti jenazah dibawa ke Irak untuk upacara publik di kota suci Najaf dan Karbala atas permintaan kelompok masyarakat setempat. Pada 9 Juli (Kamis), Ayatollah Ali Khamenei akan dimakamkan secara permanen di kota kelahirannya, Mashhad, tepatnya di dalam kompleks Makam Imam Reza.

Hingga prosesi hari pertama dimulai, keberadaan atau kehadiran putra sekaligus penerus takhta Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei, masih belum terkonfirmasi di ruang publik karena ia tidak terlihat sama sekali sejak kematian ayahnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags