Polri terus meningkatkan penggunaan produk dalam negeri untuk mendukung peralatan dan perlengkapan kepolisian. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kemandirian teknologi keamanan nasional.
Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Syukuran HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7). Menurut Sigit, berbagai produk dalam negeri yang digunakan Polri meliputi perlengkapan pelindung hingga kendaraan listrik hasil konversi.
“Untuk memajukan industri nasional dan menunjang ekosistem kemandirian teknologi keamanan, kami meningkatkan penggunaan barang produksi dalam negeri sebagai pendukung peralatan dan perlengkapan kepolisian, seperti kaus anti sayat, baju anti panah, baju anti radiasi, hingga berbagai kendaraan khusus yang digunakan dalam memelihara Kamtibmas,” kata Sigit.
Salah satu inovasi yang dimanfaatkan adalah mobil dan sepeda motor listrik hasil konversi dari kendaraan berbahan bakar fosil yang sudah tidak berfungsi. “Salah satunya, mobil dan sepeda motor listrik hasil konversi dari kendaraan berbahan bakar fosil yang sudah tidak berfungsi menjadi sepeda motor dan mobil listrik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk melihat langsung kendaraan listrik tersebut di pameran Expo Bhayangkara. “Berkenan kiranya apabila Bapak Presiden ada waktu meluangkan untuk menengok di pameran Expo Bhayangkara barangkali 5 menit, Pak,” tutur Sigit.
Pemanfaatan produk dalam negeri dan pengembangan kendaraan listrik dinilai sebagai komitmen Polri untuk mendorong inovasi teknologi sekaligus mendukung penguatan industri nasional.
Artikel Terkait
Polri Targetkan 1.500 Dapur Gizi Beroperasi pada 2026 untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Habib Aboe Bakar: Polri Harus Jadi Solusi, Bukan Ancaman bagi Masyarakat
Ketua DPD RI Doakan Polri Semakin Modern di Hari Bhayangkara ke-80
Menteri P2MI Apresiasi Logo Hari Bhayangkara ke-80, Sejalan dengan Semangat Perlindungan Pekerja Migran