Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap, Motifnya Dendam Pribadi

- Jumat, 03 April 2026 | 18:40 WIB
Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap, Motifnya Dendam Pribadi

Dini hari yang sepi di Perumahan Bumi Sani Permai, Bekasi, mendadak ricuh. TW, seorang pria 54 tahun, menjadi korban penyiraman air keras tepat saat hendak menunaikan salat Subuh, Senin (30/3) lalu. Aksi nekat itu akhirnya terungkap setelah polisi meringkus tiga pelakunya.

Polres Metro Bekasi berhasil menangkap ketiga tersangka berinisial PBU (29), MS (28), dan SR (23). Menurut Kapolres Kombes Pol Sumarni, motif di balik kekejaman ini murni masalah pribadi. Bukan urusan hutang atau hal lain, melainkan dendam yang mengendap lama di hati pelaku utama, PBU.

"Motifnya sakit hati dan dendam terhadap korban," tegas Sumarni dalam konferensi pers, Jumat (3/4).

Rupanya, bara kebencian PBU sudah menyala sejak 2018 silam. Kala itu, ia bekerja sebagai driver ojek online dan bertetangga dengan korban. Ia merasa diremehkan oleh TW karena profesinya itu. Lalu, setahun berselang, ada lagi masalah sepele: korban menutup bak sampah di depan rumah PBU dengan pot bunga. Hal kecil itu ternyata terus membekas.

Puncaknya terjadi di tahun 2025. Suatu saat di musala, PBU yang sedang salat berjemaah merasa ditatapi sinis oleh TW. Tatapan itu dianggapnya sebagai penghinaan terakhir. Dari situlah niat balas dendam akhirnya matang.

Dari penyelidikan, peran masing-masing pelaku pun jelas. PBU sebagai otak; dialah yang punya ide, menyiapkan alat, dan merencanakan semuanya. MS bertindak sebagai eksekutor yang menyiramkan air keras. Sementara SR, bertugas jadi joki yang mengendarai motor saat aksi berlangsung.

Kini ketiganya harus berhadapan dengan hukum. Kasus yang berawal dari rasa tersinggung bertahun-tahun ini berakhir tragis, mengubah hidup semua pihak yang terlibat.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar