Pada hari biasa, harga ayam per ekor berkisar Rp50-55 ribu dengan berat rata-rata 1,5 kg. Itu artinya, harga per kilogramnya berada di kisaran Rp36-37 ribu relatif stabil.
Makmun pun menegaskan pesannya. Ia meminta pedagang untuk tidak mengambil keuntungan berlebihan selama bulan Ramadan ini. “Kami minta pedagang tidak mengambil margin berlebihan di bulan suci ini,” tegasnya.
Ia juga membuka saluran pengaduan. “Kalau ada perusahaan pemasok yang menjual ke pedagang dengan harga tinggi, silakan lapor ke Kementerian Pertanian atau Satgas Pangan agar segera ditindak.”
Pada hari yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga turun ke Pasar Kebayoran. Nada tegasnya sama: pemerintah tak akan diam jika ada yang main-main dengan harga pangan, apalagi di bulan Ramadan.
“Kepada seluruh saudaraku, sahabatku, pengusaha, tolong deh jangan main-main di bulan suci Ramadan,” seru Amran.
Menurutnya, koordinasi dengan aparat penegak hukum sudah berjalan. Setiap laporan akan langsung ditindaklanjuti, dengan melibatkan jajaran kepolisian dari tingkat pusat hingga daerah.
“Kami langsung koordinasi, kalau ada yang menaikkan harga pasti ditindak. Ini langsung turun dari Polri, ada dari Mabes, kemudian Pak Kapolres kita turunkan langsung, dan kami minta ditindak,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja
Kedubes Iran Kunjungi Keluarga di Kampar yang Beri Nama Bayi Ali Khamenei
Wamen Pertanian Soroti Impor Gula Rafinasi Tekan Harga Petani
Tersangka Peragakan Ulang Pembunuhan Sadis dan Pemotongan Mayat di Brebes