"Waktu itu saya laporkan ke PPA Polres Pelabuhan Ratu. Lalu istri saya datang, memohon sambil sujud ke saya," kenang Anwar, Jumat (20/2/2026). "Akhirnya kami minta saran ke Pak Haji Isep. Beliau bilang, tidak ada salahnya memaafkan, siapa tahu orangnya berubah ke depan."
Niat memaafkan itu kini berbuah pilu. Untuk mencari kejelasan, jenazah NS dibawa ke RS Bhayangkara Setukpa Polri untuk menjalani autopsi. Hasil sementara sudah keluar.
Kombes Pol Carles Siagian, Kepala RS Bhayangkara Setukpa Polri, menyampaikan temuan timnya. "Kami tidak bisa menyimpulkan apakah itu luka kekerasan atau tidak," katanya dengan hati-hati. "Tapi sepertinya terkena panas yang menyebabkan luka bakar."
Di sisi lain, penyelidikan terus berjalan. Satreskrim Polres Sukabumi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Mereka berusaha menemukan penyebab pasti di balik kematian bocah malang itu.
Setelah proses autopsi selesai, rencananya jenazah akan dimakamkan di wilayah Surade. Sementara bagi Anwar, duka dan pertanyaan besar masih menyelimuti hari-harinya.
Artikel Terkait
Kejari Barru Resmikan Mess Pegawai 16 Kamar, Dukung Program Zero Indekos
Barcelona Tumbang 0-2 dari Atletico Madrid di Leg Pertama Perempat Final
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol
Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat