Tangis Anwar Satibi pecah di rumah sakit. Ia baru saja kehilangan anak pertamanya, NS, yang berusia 12 tahun. Bocah itu tewas dengan kondisi mengerikan: sekujur tubuhnya melepuh akibat luka bakar. Peristiwa memilukan ini terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, dan diduga kuat berkaitan dengan penganiayaan oleh ibu tiri korban.
NS sempat bertahan selama delapan jam di ruang ICU RSUD Jampang Kulon. Tapi kondisinya terlalu kritis. Upaya tim medis akhirnya tak berhasil menyelamatkannya.
Dalam sebuah video yang beredar, Anwar terlihat histeris. Dia mengaku sama sekali tidak menyangka anaknya harus pergi dengan cara yang begitu tragis. "Kecurigaan ada tapi saya tidak bisa menuduh, makanya saya mau anak saya diautopsi," ujar Anwar, suaranya tertahan.
Ia lalu melanjutkan, mencoba menjelaskan awal mula ia tahu musibah ini. "Saat kejadian, istri saya telepon bilang anak saya panas. Ternyata seperti ini."
Ini bukan kali pertama NS mengalami dugaan kekerasan. Menurut pengakuan Anwar, pada 2025 lalu, anaknya itu juga pernah menjadi korban penganiayaan dari ibu tirinya. Saat itu, masalah coba diselesaikan lewat jalur mediasi.
"Waktu itu saya laporkan ke PPA Polres Pelabuhan Ratu. Lalu istri saya datang, memohon sambil sujud ke saya," kenang Anwar, Jumat (20/2/2026). "Akhirnya kami minta saran ke Pak Haji Isep. Beliau bilang, tidak ada salahnya memaafkan, siapa tahu orangnya berubah ke depan."
Niat memaafkan itu kini berbuah pilu. Untuk mencari kejelasan, jenazah NS dibawa ke RS Bhayangkara Setukpa Polri untuk menjalani autopsi. Hasil sementara sudah keluar.
Kombes Pol Carles Siagian, Kepala RS Bhayangkara Setukpa Polri, menyampaikan temuan timnya. "Kami tidak bisa menyimpulkan apakah itu luka kekerasan atau tidak," katanya dengan hati-hati. "Tapi sepertinya terkena panas yang menyebabkan luka bakar."
Di sisi lain, penyelidikan terus berjalan. Satreskrim Polres Sukabumi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Mereka berusaha menemukan penyebab pasti di balik kematian bocah malang itu.
Setelah proses autopsi selesai, rencananya jenazah akan dimakamkan di wilayah Surade. Sementara bagi Anwar, duka dan pertanyaan besar masih menyelimuti hari-harinya.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta per Gram, Naik Rp68.000 dalam Sehari
KPK Koordinasikan Pencegahan Korupsi dengan Kemenkeu dan Bea Cukai Pasca-OTT
Polisi Selidiki Dugaan KDRT di Balik Kematian Anak Laki-laki Penuh Luka di Sukabumi
Zuckerberg Bersaksi di Sidang Gugatan Desain Adiktif Instagram