Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon

- Selasa, 17 Februari 2026 | 01:00 WIB
Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon

MURIANETWORK.COM - Gelandang muda Tyler Morton akhirnya mengungkapkan alasan di balik keputusannya meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Olympique Lyonnais. Dalam wawancara eksklusif, pemain berusia 21 tahun itu mengisyaratkan bahwa kurangnya kepercayaan dari pelatih baru Arne Slot menjadi faktor kunci yang mendorongnya hengkang dari Anfield, meski ia merasa siap bersaing untuk tempat di tim utama.

Kepercayaan, Bukan Kualitas, yang Jadi Penentu

Morton mengakui bahwa keputusan terkait menit bermain sepenuhnya ada di tangan pelatih. Ia menghormati otoritas itu, namun merasa situasi yang dialaminya memaksa untuk mengevaluasi masa depannya. Menurut penilaiannya, minimnya kesempatan yang ia dapatkan sepanjang musim lebih merupakan persoalan kepercayaan daripada cerminan kualitas permainannya.

Ia merasa telah memberikan yang terbaik setiap kali dipercaya, termasuk dalam penampilannya di ajang EFL Cup. Saat itu, Morton tampil solid dan menunjukkan kedisiplinan dalam mengisi peran di lini tengah. Sayangnya, performa tersebut ternyata belum cukup untuk mengubah statusnya menjadi pilihan tetap di skuad utama.

"Saya merasa sudah menunjukkan kemampuan maksimal setiap kali mendapat kesempatan, termasuk saat tampil di ajang EFL Cup," ungkapnya.

Menjaga Profesionalisme di Tengah Keterbatasan

Alih-alih larut dalam kekecewaan, Morton memilih untuk bersikap profesional hingga kontraknya berakhir. Ia menyadari bahwa banyak pemain muda yang menghadapi situasi serupa, dan tidak semua mampu mengelola ekspektasi ketika ruang bermain terbatas. Komitmennya itu ia buktikan dengan menyelesaikan musim dengan penuh dedikasi sebelum bergabung dengan timnas Inggris U-21 untuk kejuaraan Eropa.

Pengalaman membela negaranya di tingkat muda disebutnya sebagai momen berharga yang turut membangun kepercayaan dirinya. Pengalaman di tingkat internasional itu memberinya perspektif dan ritme kompetitif yang berbeda.

Membuka Lembaran Baru di Lyon

Secara pribadi, Morton mengakui ada ketidaksepakatan dengan porsi bermain yang ia terima. Namun, ia juga memahami bahwa dunia sepak bola profesional sarat dengan dinamika dan pertimbangan teknis yang kompleks. Kepergiannya menambah daftar talenta muda Liverpool yang memilih mencari jalan lain untuk berkembang, sekaligus menggarisbawahi betapa ketatnya persaingan di lini tengah The Reds.

Kini, dengan segala evaluasi dan pembelajaran dari masa lalunya, Morton memandang ke depan. Tantangan baru di Ligue 1 Prancis menantinya, dengan harapan ia akan mendapatkan peran yang lebih sentral serta kepercayaan penuh dari manajemen Olympique Lyonnais untuk mewujudkan potensinya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar