MURIANETWORK.COM - Komika Pandji Pragiwaksono memenuhi panggilan klarifikasi dari penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (6 Februari 2026) sore. Kedatangannya terkait dengan lima laporan polisi yang mengadukan materi dalam spesial stand-up comedy-nya berjudul "Mens Rea" yang tayang di Netflix, dengan dugaan penistaan agama. Proses pemeriksaan masih berlangsung hingga petang, dan kepolisian berjanji akan memberikan keterangan lengkap setelah seluruh rangkaian klarifikasi selesai.
Kedatangan Pandji yang didampingi oleh pengacara Haris Azhar itu langsung mendapat respons positif dari institusi kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengapresiasi sikap kooperatif yang ditunjukkan oleh komika tersebut.
“Saat ini, proses penyampaian dari klarifikasi masih berlangsung. Saya berharap nanti apabila undangan klarifikasi ataupun pemeriksaan klarifikasi ini sudah selesai, kami akan update kepada rekan-rekan sekalian,” tutur Budi di hadapan awak media yang menunggu.
Proses Klarifikasi yang Digabungkan
Budi Hermanto menjelaskan bahwa kelima laporan yang masuk itu merujuk pada satu objek perkara yang sama. Oleh karena itu, untuk efisiensi waktu, proses klarifikasi pun dilakukan secara gabungan. Selain laporan polisi, terdapat pula satu pengaduan masyarakat yang turut disatukan dalam pemeriksaan ini.
“Jadi, ada lima laporan polisi dan satu pengaduan masyarakat. Makanya di dalam undangan klarifikasi ini kami gabungkan, mengingat untuk menghemat waktu karena terhadap objek perkara yang dilaporkan adalah satu objek perkara,” jelasnya lebih lanjut.
Dialog Dua Arah dalam Pemeriksaan
Sebelum memasuki ruang pemeriksaan, pendamping Pandji, Haris Azhar, sempat menyampaikan bahwa proses yang akan dijalani bersifat dialogis. Tujuannya adalah untuk mencapai saling pengertian antara pihak terlapor dan penyidik, dengan mendengarkan konteks lengkap dari materi yang dilaporkan.
”Jadi, masih saling pengertian lah kira-kira. Jadi, kami ngobrol dahulu nanti sama polisi biar kita dengar dahulu masalahnya apa,” ungkap Haris. Ia menambahkan bahwa pihaknya juga ingin mengetahui secara detail substansi dari setiap laporan yang diajukan.
Sementara itu, Pandji sendiri memilih untuk bersikap tertutup kepada media sebelum prosesnya usai. Dengan singkat, ia berjanji akan memberikan penjelasan yang lebih utuh di kemudian hari.
”Yang disampaikan akan lebih seru dan menyenangkan setelah melewati prosesnya, nanti ketemu lagi sore,” kata Pandji sebelum menjalani pemeriksaan.
Latar Belakang Laporan ke Polda
Gelombang laporan terhadap Pandji Pragiwaksono bermula dari aksi yang dilakukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka melaporkan komika tersebut ke Polda Metro Jaya pada Kamis (8 Januari 2026), dengan nomor laporan polisi LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Laporan itu dilayangkan sebagai bentuk protes atas materi dalam pertunjukan spesial "Mens Rea" yang dinilai telah menimbulkan kegaduhan di publik. Beberapa laporan lain dengan dugaan serupa kemudian menyusul, memperkuat sorotan terhadap konten komedi yang kini menjadi salah satu tayangan populer di platform streaming tersebut.
Artikel Terkait
Pandji Selesaikan Pemeriksaan Kasus Dugaan Penistaan Agama di Polda Metro Jaya
Islah Bahrawi Tolak Wacana Polri Dibawah Kementerian, Desak Tetap di Bawah Presiden
Relawan Peringatkan Love Scam Kini Incar Anak SD dan Perempuan Berpendidikan
Muzani Serukan Dukungan Dua Periode untuk Presiden Prabowo di HUT Gerindra