Kesepian di Atas JPO Kebon Manggis, Pria Ini Hanya Ingin Diperhatikan

- Jumat, 30 Januari 2026 | 13:42 WIB
Kesepian di Atas JPO Kebon Manggis, Pria Ini Hanya Ingin Diperhatikan

Video itu tiba-tiba membanjiri linimasa. Tampak seorang pria berdiri di tepi JPO Kebon Manggis, Jakarta Timur, posisinya begitu mengkhawatirkan. Aksi nekatnya langsung memicu perbincangan hangat di media sosial, banyak yang menilai ia membahayakan dirinya sendiri.

Menurut sejumlah saksi, kejadian ini berlangsung Jumat dini hari tadi, tepat saat hujan deras mengguyur Ibu Kota. Dalam cuaca seperti itu, pria tersebut terlihat memegang erat tiang jembatan penyeberangan. Ia berdiam di pinggir, pandangannya kosong menghadap ke jalan raya yang basah dan sepi.

Laporan soal pria itu pun sampai ke petugas. Tak lama kemudian, anggota Polsek Matraman bergerak bersama tim pemadam kebakaran dan penyelamat. Mereka mendatangi lokasi dengan sigap.

“Betul semalam dibujuk mau turun,”

kata Kapolsek Matraman, Kompol Suripno, ketika dikonfirmasi pada Jumat (30/1). Pendekatan persuasif yang mereka lakukan akhirnya berhasil.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Ternyata, alasannya sederhana sekaligus menyentuh.

Suripno menyebut pria itu mengaku sedang dilanda kejenuhan yang mendalam.

“Katanya jenuh hidup di rumah sendirian,”

jelasnya polisi itu. Namun begitu, pihak kepolisian memastikan pria tersebut tidak mengalami gangguan kejiwaan. Dugaan sementara, ini lebih pada cara dia mencari perhatian.

“Enggak. Mungkin biar orang tuanya perhatian saja sih. Buat pembelajaran orang tuanya,”

tutur Kapolsek Suripno lagi.

Soal kondisi keluarganya, pria itu diketahui masih tinggal bersama orang tuanya. Hanya saja, mungkin kesibukan orang tua di luar rumah membuatnya merasa sendiri dan terabaikan.

“Serumah, cuma mungkin (orang tuanya) banyak kegiatan di luar saja,”

ucap Suripno menerangkan.

Setelah proses pembujukan, pria itu akhirnya bersedia dievakuasi dengan selamat. Situasi mencekam di JPO Kebon Manggis pun berangsur reda. Kembali kondusif, meninggalkan cerita pilu tentang kesepian di tengah keramaian kota.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar