Ijazahnya Asli, Pemiliknya yang Palsu
Ijazahnya Palsu, Pemiliknya juga Palsu?
Oleh: Erizal
Rocky Gerung kembali dipanggil. Kali ini, Selasa 27 Januari 2026, ia harus menghadap penyidik Polda Metro Jaya. Posisinya? Saksi ahli yang diharapkan bisa meringankan beban tiga tersangka: Roy Suryo, Rismon, dan Dokter Tifa. Bukan hal baru baginya, tentu saja. Di ruang sidang pun, pria ini sudah sering didudukkan sebagai saksi ahli. Barangkali nanti, para pendukung Jokowi masih akan mempersoalkan kehadirannya.
Namun begitu, track record-nya cukup menarik. Ingat kasus Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti yang berhadapan dengan Luhut Binsar Panjaitan? Rocky waktu itu juga menjadi saksi ahli. Dan akhirnya, hakim memutuskan membebaskan keduanya. Ada pola di sini, ataukah hanya kebetulan belaka?
Yang bikin pemeriksaan kali ini seru adalah pernyataan Rocky sendiri jauh hari sebelumnya. Dalam sebuah podcast milik Hendri Satrio, dia pernah berujar soal ijazah Jokowi. Katanya, ijazahnya sih asli, tapi pemiliknya yang palsu. Pernyataan itu, waktu itu, langsung memantik imajinasi publik. Seolah ada sesuatu yang memang tidak beres. Kini, situasinya sudah jauh berbeda. Banyak hal mulai terkuak.
Survei terbaru pun menunjukkan tren yang jelas: kepercayaan publik terhadap keaslian ijazah itu terus merosot. Angkanya turun signifikan.
Sebagai pengamat, Rocky Gerung jelas bukan tipe orang yang asal ceplos. Ada dugaan, informasi yang dia punya justru datang dari kalangan dalam kekuasaan sendiri. Informasi yang tak bisa dibuka mentah-mentah, lalu diolah dan dibungkus dengan cara khas Rocky.
"Ijazahnya asli, pemiliknya yang palsu." Mungkin itu adalah cara membungkus yang paling pas di saat itu. Coba bayangkan kalau sejak awal dia langsung ekstrem: "Ijazahnya palsu, pemiliknya juga palsu!" Bisa-bisa imajinasi publik malah tidak berkembang. Rocky pun akan mudah dicap bermuatan sentimen, bukan sedang berargumen seperti klaimnya selama ini.
Tapi sekarang? Situasinya sudah berubah. Kalau pun hari ini Rocky bilang ijazah dan pemiliknya sama-sama palsu, mungkin publik sudah bisa memaklumi. Tapi rasanya, bukan kesaksian seperti itu yang akan dia sampaikan di Polda nanti.
Seperti yang selalu dia tegaskan, kasus ijazah ini pada hakikatnya bukan perkara hukum. Ini adalah kasus moral. Sebuah pertanyaan warga negara pada presidennya tentang kejujuran yang hilang. Dan sampai detik ini, kejujuran itu tak kunjung kembali.
Rocky Gerung pernah mengatakan dengan jelas:
"Yang jadi persoalan kan moralnya. Publik bertanya pada pemimpinnya, di mana kejujuran itu?"
[Video pernyataan Rocky: Ijazahnya asli, pemiliknya palsu]
Artikel Terkait
PSG Vs Bayern Munich di Semifinal Liga Champions, Laga Final Dini yang Diprediksi Ketat
Tiga Sipir Lapas Blitar Diduga Jual Beli Kamar Sel Khusus hingga Rp100 Juta per Napi
Tim Uber Indonesia Kunci Juara Grup C Usai Comeback Dramatis Lawan Chinese Taipei
Polda Papua Bongkar Praktik Ilegal BBM Subsidi di Merauke, Negara Rugi Hingga Rp197 Juta